Polda Jatim gelar wayang kulit semalam suntuk di Banyuwangi, meriahkan HUT ke-80 Bhayangkara

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Kamis, 11 Juni 2026 | 18:14 WIB
Polda Jawa Timur (Jatim) mempersiapkan pertunjukkan wayang kulit dalam peringatan HUT ke-80 Bhayangkara di Taman Blambangan, Banyuwangi (Dok. Istimewa)
Polda Jawa Timur (Jatim) mempersiapkan pertunjukkan wayang kulit dalam peringatan HUT ke-80 Bhayangkara di Taman Blambangan, Banyuwangi (Dok. Istimewa)

Baca Juga: Ada opsi barak militer, KDM beberkan upaya pembinaan usai viral video dugaan pesta gay di Karawang

Di antaranya Catur Arum, Maestro Gandrung Temu Misti, serta pelawak Gandu dan Pentol yang siap menghibur penonton sepanjang malam.

Angkat lakon sarat nilai moral

Pada kesempatan ini, lakon yang akan dibawakan berjudul 'Pendawa Bangun Praja'.

Cerita tersebut mengandung pesan moral tentang kepemimpinan, perjuangan, serta pentingnya membangun masyarakat yang adil dan sejahtera.

Nilai-nilai yang terkandung dalam lakon ini dinilai selaras dengan semangat Polri Presisi yang mengedepankan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.

Baca Juga: Sorotan khusus: 5 Tersangka remaja diringkus buntut dugaan pesta gay di Karawang hingga bikin resah warga

Antisipasi lonjakan pengunjung

Panitia telah menyiapkan berbagai langkah untuk mengantisipasi membludaknya penonton.

Sekitar seribu undangan telah disebarkan kepada Forkopimda, tokoh masyarakat, dan komunitas seni. Meski demikian, masyarakat umum tetap diperbolehkan hadir tanpa dipungut biaya.

Untuk kenyamanan penonton, panitia juga menyediakan empat layar besar agar pertunjukan tetap bisa dinikmati dari berbagai sudut lokasi.

Selain itu, rekayasa lalu lintas akan diterapkan di sekitar area Taman Blambangan guna menghindari kemacetan.

Baca Juga: Harga Pertamax naik, Menkeu Purbaya yakin tak berdampak ke inflasi

“Silakan masyarakat datang dan menikmati pertunjukan ini. Kami juga menyiapkan berbagai door prize menarik,” tambah Sudarsono.

Melalui kegiatan ini, Polda Jawa Timur berharap dapat mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menumbuhkan kembali kecintaan terhadap seni budaya tradisional di tengah perkembangan zaman.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X