Skandal dugaan Pertamax oplos tuai sorotan, pedagang es krim keliling ini singgung mental koruptor yang doyan 'uang haram'

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Jumat, 28 Februari 2025 | 00:12 WIB
Potret Pedagang Es Krim Keliling ‘Es Kita Es Krim’ di Kecamatan Cilamaya Wetan, Karawang, Aji Setiawan (tengah) (Facebook.com/@EskitaEskrim)
Potret Pedagang Es Krim Keliling ‘Es Kita Es Krim’ di Kecamatan Cilamaya Wetan, Karawang, Aji Setiawan (tengah) (Facebook.com/@EskitaEskrim)

"Mental koruptor memang sudah terbentuk dari lama, kita sebagai generasi muda harus belajar menanam mental yang konsisten," sebutnya.

"Konsisten usaha atau kerja yang giat agar banyak uang dan kaya raya, jadi kalau jadi pemimpin tidak doyan uang haram," lanjut Aji.

 

3. ‘Pertamax oplos’ dinilai efek minim lapangan kerja

Dalam kesempatan yang sama, Aji menyebut kasus Pertamax oplos yang melibatkan Dirut Pertamina Riva Siahaan akibat efek minimnya lapangan kerja.

Aji menjelaskan, minimnya lapangan kerja membuat adanya fenomena mencari keuntungan yang instan di tengah masyarakat.

Baca Juga: Taat wajib pajak, Owner MORE Coffee & Space harap tempat usahanya bisa jadi contoh kafe-kafe lain yang ada di Subang

"Intinya ini efek minim lapangan kerja sehingga mencari cuan (keuntungan) secara instan," terangnya.

"Korupsi (Pertamina) itu tanpa disadari berdampingan dengan aktivitas masyarakat sehari-hari, walau mereka dengan nominal kecil tapi itu sering terjadi, apalagi sebesar mereka?" tandas Aji.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X