Baca Juga: Driver ojol di Bandung ajak siswi SD ke kos, kini diamankan polisi
Ia menambahkan, melalui program Intel Skills for Innovation, pemanfaatan teknologi dan AI diharapkan dapat dilakukan secara bertanggung jawab dan berdampak nyata di ruang kelas.
Perkuat jejaring dan kompetensi guru
Selain peningkatan keterampilan, peserta yang menyelesaikan pelatihan juga akan mendapatkan badge serta sertifikat kompetensi.
Program ini sekaligus membuka peluang bagi para guru untuk menjadi Intel SFI Ambassador.
Kegiatan ini dikoordinasikan oleh empat perwakilan lembaga, yakni Rudi Nofindra (ICCN), Devi Amalia (Intel Indonesia), Ahmad Fauzi Muzaki (Axioo Class Program), dan Umi Tira Lestari (IGVI).
Baca Juga: Aksi orator demo Kaltim viral, minta massa mundur agar tak bentrok dengan aparat
Dengan jumlah peserta yang mencapai ratusan, pelatihan ini menjadi salah satu upaya konkret dalam mempercepat kesiapan guru vokasi menghadapi perkembangan industri digital yang semakin pesat.
Kolaborasi antara pemerintah, industri teknologi, asosiasi guru, dan program kelas industri diharapkan mampu mendorong adopsi inovasi pembelajaran di sekolah kejuruan secara lebih luas di seluruh Indonesia.***