edukasi

Ramadan rawan tawuran dan perang sarung, SMPN 6 Subang perkuat karakter dan libatkan orang tua

Sabtu, 21 Februari 2026 | 21:21 WIB
Ucu, S.S, Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan SMP Negeri 6 Subang

Ucu mengungkapkan potensi perilaku menyimpang justru sering muncul di luar jam sekolah, terutama menjelang sahur atau setelah salat tarawih.

Baca Juga: Cita-cita jadi kiai kandas, ayah NS ungkap pesan terakhir sebelum bocah 12 tahun di Sukabumi meninggal

Fenomena perang sarung dan tawuran disebutnya kerap meningkat pada periode tersebut.

Aksi ini biasanya bermula dari kegiatan berkeliling membangunkan sahur. Namun, tidak jarang direncanakan melalui media sosial dan berkembang menjadi bentrokan.

Ia menjelaskan, sarung yang awalnya digunakan sebagai permainan kerap diikat dan diisi benda keras seperti batu. Bahkan, ada kasus siswa membawa senjata tajam tanpa sepengetahuan orang tua.

Konvoi motor juga sering terjadi dan memicu keresahan warga, menimbulkan korban luka, bahkan berpotensi menyebabkan korban jiwa.

Baca Juga: Kronologi dan hasil autopsi NS, bocah 12 tahun di Sukabumi diduga korban penganiayaan ibu tiri

Peran orang tua dan lingkungan

Menghadapi kondisi tersebut, pihak sekolah aktif berkomunikasi dengan orang tua melalui grup WhatsApp dan media sosial.

Sekolah mengimbau agar orang tua meningkatkan pengawasan terhadap anak, membatasi penggunaan gawai, serta mencegah keterlibatan dalam ajakan yang bersifat provokatif.

Orang tua juga diminta membatasi bahkan melarang penggunaan sepeda motor oleh anak selama Ramadan.

Masa libur diharapkan dimanfaatkan untuk mendorong anak belajar mandiri, memperbanyak ibadah, serta mempererat komunikasi dalam keluarga.

Baca Juga: 365 Hari Subang Ngabret: Pangkas hibah Rp90 miliar, 92 km jalan tuntas di tahun pertama Kang Rey

Ucu menekankan bahwa remaja usia SMP berada pada fase rentan dalam pergaulan.

Karena itu, ia mengajak seluruh pihak, mulai dari orang tua, lingkungan, pengurus masjid, hingga pemangku kepentingan lainnya, untuk bersama-sama membentuk karakter generasi muda.

Halaman:

Tags

Terkini