“Ke depannya, platform ini terbuka bukan hanya untuk guru penggerak, tapi juga seluruh guru di Kabupaten Subang,” tambah Sandi.
SIGMA juga menjadi ajang persiapan menghadapi event ‘1000 GTK Menulis’ yang diselenggarakan oleh BBGTK Provinsi Jawa Barat.
KGP Subang memfasilitasi pendampingan bagi para guru yang ingin ikut serta dalam program tersebut.
Selain Sandi, hadir pula sejumlah narasumber seperti Abas (Ketua Komunitas Pengajar Penulis Jabar), Dr. Hendra Nugraha, Cucu Laelasari, Khususiatul Ubudiyah, Ria Triana, Mamad Muhammad, dan Dani Kurnawan yang turut membagikan pengalaman serta pendampingan teknis menulis.
Sandi berharap semangat menulis yang ditanamkan melalui SIGMA dapat menular dan berkembang menjadi budaya literasi di kalangan pendidik Subang.
“Menulis itu bukan hal yang sulit jika dimulai dari pengalaman sehari-hari. Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung, termasuk Disdikbud, PGRI, komunitas literasi, dan media,” ujarnya.***