GENMILENIAL.ID – Komunitas Guru Penggerak (KGP) Kabupaten Subang mendorong semangat literasi di kalangan pendidik melalui kegiatan Sinergi Guru Menulis Bersama (SIGMA), yang digelar di Aula PGRI Subang, Senin, 14 April 2025.
Acara ini juga ditandai dengan peluncuran website resmi kgpsubang.org sebagai ruang berbagi praktik baik guru.
Sebanyak 98 guru dan tenaga kependidikan dari berbagai jenjang pendidikan turut ambil bagian dalam kegiatan ini.
Baca Juga: Evakuasi warga Gaza oleh Indonesia hanya bersifat sementara, Prabowo minta persetujuan semua pihak
SIGMA merupakan hasil kolaborasi antara KGP Subang, Komunitas Pengajar Penulis Jawa Barat, dan Gerakan Literasi Nasional (GLN) Gareulis Jawa Barat.
Kegiatan dibuka oleh Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Subang, Leni Lesnawati.
Dalam sambutannya, Leni menekankan pentingnya dokumentasi praktik baik dalam dunia pendidikan.
“Dengan adanya perkembangan teknologi, karya tulis praktik baik akan sangat mudah dipublikasikan. Jangan sampai hanya berhenti di ruang kelas,” ujar Leni.
Baca Juga: Karena alasan kemanusiaan, Prabowo siap terima 1.000 orang dari Gaza ditampung di Indonesia
Ketua KGP Subang, Sandi Wijaya, menyampaikan bahwa SIGMA bertujuan mendorong guru agar mampu menuliskan praktik baik yang telah dilakukan di kelas maupun di sekolah.
“Banyak praktik baik yang luar biasa, tapi belum terdokumentasi. Dengan menulis, guru bisa berbagi inspirasi kepada sesama pendidik dari semua jenjang, baik TK, SD, SMP, hingga SMA/SMK,” kata Sandi kepada GenMilenial.id.
Peluncuran website kgpsubang.org menjadi tonggak penting dalam pengembangan literasi digital.
Website tersebut memuat Platform LOGIKA (Katalog Berbagi Aksi Nyata) yang menampung tulisan-tulisan guru tentang praktik baik mereka.