edukasi

Relawan Bakti BUMN Batch VI gelar aksi peduli pendidikan di Kabupaten Subang, ini yang dilakukan

Sabtu, 17 Agustus 2024 | 01:38 WIB
Relawan bakti BUMN batch VI gelar aksi peduli pendidikan di Kabupaten Subang

GENMILENIAL.ID - Relawan Bakti BUMN Batch VI melakukan aksi peduli pendidikan dengan merenovasi sekolah, bermain sambil belajar, seminar anti bullying hingga memberikan bantuan sarana pendidikan.

Kegiatan hari kedua tersebut digelar di beberapa lokasi di Kabupaten Subang, Jawa Barat, pada Jum’at, 16 Agustus 2024.

Salah satu relawan yang berasal dari PT Pupuk Kalimantan Timur, Aulia Fahriza mengatakan bahwa kegiatan peduli pendidikan ini sangat baik, ia bersama sembilan rekan relawan lainnya memiliki kesempatan untuk berkolaborasi gotong-royong melakukan renovasi sekolah di SDN Sumurbarang, Cibogo, Subang.

“Selain itu, kami juga sempat bermain sambil belajar dengan adik-adik SDN Sumurbarang, kami bisa melihat senyuman dan tawa indah dari generasi masa depan Indonesia," kata Aulia.

Baca Juga: Paripurna DPRD, Pj. Bupati Subang sampaikan Nota Pengantar RAPBD Perubahan tahun 2024

"Semoga dengan kehadiran kami, dapat membawa mimpi baru bagi adik-adik SDN Sumurbarang, agar ketika besar nanti turut terinspirasi berkarya untuk Indonesia melalui bekerja di BUMN,” sambungnya.

Aulia juga berterima kasih atas kesempatan yang telah diberikan oleh Kementerian BUMN sehingga ia beserta relawan lain dapat melaksanakan seminar anti bullying.

Menurutnya, bullying merupakan ancaman besar bagi Indonesia Emas 2045, perundungan hanya akan membuat mental generasi muda bermasalah. Oleh sebab itu, ia menekankan sudah saatnya menghentikan segala jenis perundungan.

Sementara itu, relawan lainya dari PT BNI, Michael Rivaldi Mewengkang menambahkan bahwa bully tidak hanya berdampak buruk bagi korban, tapi juga membawa masalah bagi pelaku dan komunitas masyarakat.

Baca Juga: Partai Nasdem, PKB dan PPP usung pasangan Asep Rochman Dimyati dan Lina Marliana di Pilkada Subang 2024

"Bagi korban, ia berpotensi mengalami masalah mental seperti depresi dan kehilangan rasa harga diri," kata Rivaldi.

Sedangkan bagi pelaku perundungan, lanjut Rivaldi berpotensi membuat dirinya menjadi manusia lebih agresif hingga masa dewasa dan tentu memiliki potensi berhadapan dengan masalah hukum serta sosial.

Iapun menegaskan, bahwa untuk mewujudkan Nusantara Baru Indonesia Maju, maka setiap elemen masyarakat harus sadar tentang perundungan sejak dini.

Hal tersebut agar generasi Indonesia mendatang dapat tumbuh dengan mental yang sehat dan siap berkolaborasi dengan siapapun.

Halaman:

Tags

Terkini