GENMILENIAL.ID – Algebra International Islamic Boarding School (IIBS) Ciawi, Bogor, menggelar Pelatihan Jurnalistik dan Kepenulisan Karya Ilmiah bagi santri, di Aula Datuk Masjid Agung Harakatul Jannah Ciawi, Kamis 18 September 2025.
Kegiatan ini bertujuan memperkuat keterampilan menulis sekaligus menyiapkan santri berkiprah di tingkat nasional hingga internasional.
Ketua panitia, Fitrah Alfaizi mengatakan pelatihan ini diharapkan menjadi tradisi menulis yang memperdalam ilmu dan menyebarkan kebaikan.
“Sekaligus untuk menyiapkan bekal santri untuk berkiprah dalam skala nasional, bahkan kelak di tingkat internasional,” ujarnya.
Baca Juga: Hidup sebagai perjalanan menuju Tuhan, kesadaran jadi kunci utama
Direktur Kepesantrenan IIBS, Dr. KH. Agus Mulyana, menegaskan pentingnya menulis sebagai salah satu keterampilan utama bagi santri.
“Menulis adalah bagian dari tradisi ulama dan dapat bermakna ibadah jariyah, karena melalui tulisan ilmu dapat terjaga dan manfaatnya tersebar luas,” kata Kiai Agus.
Pelatihan yang dimoderatori Putri Permata Nurfatma menghadirkan narasumber Dr. Yanuardi Syukur, penulis produktif dan mantan Satgas Gerakan Literasi Sekolah Kemdikbud.
Dalam paparannya, Yanuardi menekankan tiga alasan santri perlu menulis, melanjutkan tradisi ulama, memperkuat pemahaman ilmu, dan sebagai sarana dakwah.
Ia juga menyoroti inspirasi dari dua intelektual Muslim, Ibnu Rushd dan Ibnu Sina, yang karyanya menginspirasi dunia.
“Kita patut belajar dari semangat mereka dalam mewariskan ilmu pengetahuan kepada masyarakat,” kata Yanuardi.
Selain teori, peserta diajak praktik menulis artikel, cerpen, dan puisi. Sebanyak 80-an santri berhasil menuangkan gagasannya, yang selanjutnya akan diedit dan diterbitkan.
IIBS dikenal sebagai pesantren modern yang mengintegrasikan Kurikulum Nasional, Kurikulum Al-Azhar, dan Kurikulum Cambridge, menyiapkan santri dengan ilmu, keterampilan, dan karakter Islami yang kokoh, sekaligus membuka peluang berkiprah di tingkat global.***
Artikel Terkait
ESAI: Sastra Indonesia antara retrospeksi dan resolusi di era literasi digital
IFG dukung literasi nasional lewat program hibah buku bersama Perpusnas RI
Literasi bukan sekadar membaca, Bunda Literasi Subang tegaskan pentingnya budaya baca untuk bangun peradaban
ESAI: Transformasi energi gagal manakala literasi terabaikan?
Subang dorong literasi jadi gaya hidup pelajar, Bunda Ega: Sekolah harus lahirkan penulis hebat
FPIPS UPI gelar program POLARIS: Literasi politik berbasis teknologi untuk pemuda Subang
Curhat Kepala BPS soal warganet Indonesia yang sering bicara data tapi kurang literasi