Meski demikian, ia menyebut masih ada beberapa hal yang bisa ditingkatkan, seperti ketersediaan pedagang di lokasi wisata.
“Kurang tukang jualannya, tapi kalau untuk healing keluar dari kota, ini benar-benar menikmati,” katanya.
Baca Juga: Surat MenPAN-RB untuk ASN jadi sorotan, ajak jaga integritas di tengah kritik soal mentalitas
Jelajahi destinasi wisata dengan VW dan offroad
Selama berada di Subang, rombongan wisatawan diajak mengunjungi beberapa destinasi menarik.
Perjalanan dimulai dari kawasan wisata D’Castello, kemudian dilanjutkan ke Bukit Santiong yang menjadi salah satu titik pemberhentian.
Di lokasi tersebut, Dini juga sempat melihat aktivitas paralayang yang menambah daya tarik wisata.
“Tadi lihat paralayang juga, pengin nyobain, tapi belum ada waktunya,” ungkapnya.
Baca Juga: Antisipasi kekeringan, Bupati Subang siapkan pompa air hingga embung untuk amankan sawah
Berpeluang kembali berkunjung
Meski kunjungannya hanya berlangsung singkat dan langsung kembali ke Jakarta di hari yang sama, Dini mengaku tertarik untuk datang kembali ke Subang di lain waktu.
Ia bahkan membuka kemungkinan untuk menjadwalkan ulang perjalanan wisata agar bisa menikmati lebih banyak destinasi.
“Mungkin nanti akan di-reschedule waktunya untuk bisa ke sini lagi,” ujarnya.***
Artikel Terkait
Promosi wisata Subang: Flora Wisata D’Castello gaet HRD se-Jabodetabek lewat gathering Bandung Ngahiji
Desa wisata jadi mesin ekonomi warga, Wabup Subang tegaskan seni lokal tak sekadar tontonan
Wisata VW Safari Ciater hadir di Subang, jelajahi 10 UMKM dengan mobil klasik di Bukit Rindu
Pondok Bali ditata ulang, Bupati Subang: Wisata maju tanpa mengorbankan ekosistem
Rally Offroad disulap jadi mesin ekonomi, Bupati Subang dorong wisata dan UMKM naik kelas
Wisata Subang jadi magnet liburan sekolah, D’Castello diserbu wisatawan keluarga
Wisata VW dan offroad Ciater Subang kian diminati, tawarkan sensasi alam sejuk bebas polusi