seni

7 Puisi karya penyair dan sastrawan Pulo Lasman Simanjutak

Minggu, 23 April 2023 | 11:21 WIB
Penyair dan Sastrawan Pulo Lasman Simanjutak

Jaraknya dibatasi ribuan paralon
Kadang tak puasa seharian
Menelan perkakas biji besi

Sampai bersekutu 
Dengan kegelisahan
Tak mandi matahari

Nyaris tiga tahun 
Aku buas memperkosa
Apa saja binatang liar
Yang menyusup dalam air tanah

Menulis sajak dengan air lumpur
Tak kunjung selesai
Sampai bait ketiga

Lalu kutebar kemarau 
Di area persawahan yang berkabut
Baunya sangat membusuk

Racunnya tiba-tiba membentuk 
Sebuah ritual yang menyebalkan
Sehingga kulitku gatal dan keruh
Membabi buta siang dan malam

Maka menulis sajak dengan air lumpur
Harus diakhiri dengan doa syafaat
Biar mengalir kran air hikmat
Dari hilir ke hulu 
Sungai-sungai kehidupan
Tak putus pada mata air
Sampai maranatha 
Di ujung senja

Jakarta, Rabu, 5 April 2023

5. Rumah Dagon

Suatu hari suci ketujuh
Pikiranku diikat keras
Sekeras sayap besi lusifer
Tak punya biji kemaluan 
Dihembus roh amarah 
Persis seperti bukan mitos
Kain membunuh habel

Kemudian tanganku
Berabad-abad tuli akut
Diborgol ratusan legion liar
Yang tiba-tiba muncul 
Untuk dibawa ke tanah kuburan
Orang-orang hilang ingatan

Sedangkan kakiku
Setengah lumpuh
Dicakar sadis
Berdarah
Kuku-kuku beelzebul
Selaku penghulu setan
Meniup sangkakala kekalahan

Bahkan para baal peor, asytoret, milkon Bersama kamos
Menyusup ke dalam tubuhku yang jadi rumah dagon
Sedang kelaparan rohani 
Haus disiram air keras
Seperti akar pohon anggur 
Tumbuh sampai menembus
Langit dan cakarawala ketiga

Mereka juga bersekutu
Dengan binatang dari dalam laut
Dengan binatang dari dalam bumi 
Penjaga garis pantai dunia

Sehingga nyaris kuabaikan
Ajaran rahib palsu
Yang berbuah ; azimat-tenung-sihir-arwah-
peramal, patung bernyawa

Halaman:

Tags

Terkini