seni

7 Puisi karya penyair dan sastrawan Pulo Lasman Simanjutak

Minggu, 23 April 2023 | 11:21 WIB
Penyair dan Sastrawan Pulo Lasman Simanjutak

Membaca airmata 
Di bawah matahari 
Seperti aku mengiringi
Perjalanan bishop gurun pasir
Dengan tiga belas penderitaan
Ditulis di kota efesus dan galatia
Dipenjara bawah tanah kota roma

Lalu kuperas lagi 
Kematian rohani
Sebuah pertarungan paling brutal
Tanpa sebilah sabit merah
Rohku makin membara
Mau berbalik menghadap tembok ratapan
Penyesalan dibuang ke dasar lautan
Paling dalam 

Kepada malaikat serafim kutitipkan
Berlaksa-laksa dosa merah
Seperti buah kirmizi
Agar tubuhku yang sudah tumbuh bersayap
Siap terbang menuju rumah semawi

Di sana akan kutulis kembali 
Syair-syair awan
Nyanyian kidung memanjang

Jelang perayaan dua puluh lima abad
Kutabur benih batin
Air suci
Di atas pelataran kekekalan

Jakarta, Senin 10 April 2023

3. Aku dan Legion

Aku dan legion
Tanpa sayap bertulang
Terbang dari langit ketiga
Terusir dari tanah suci
Membawa api 
Menyala-nyala liar

Lidahnya menyemburkan 
Kata-kata berbisa
Keji dan kejam
Sungguh mematikan

Aku dan legion 
Lalu menyembah mezbah naik darah
Berteriak sekeras-kerasnya
Di gurun turun hujan beracun
Mabuk air keras
Mempermalukan semua jamaah

Ada kesakitan bertalu-talu
Ada hamba uang 
Dipersembahkan raja pezinah
Dari negeri timur jauh
Setia bersetubuh 
Dengan asytoret, milkon,
Kamos dan molokh

Aku dan legion
Pada akhirnya tukar cerita
Mau berdamai
Berpelukan dengan sebongkah batu karang
Sepakat membangun ribuan sungai
Mata airnya hidup dan bertumbuh
Mengalir sampai permukaan hati

Jakarta, Minggu 5 Maret 2023

4. Menulis Sajak dengan Air Lumpur

Menulis sajak dengan air lumpur
Tubuhku harus turun perlahan
Ke kaki-kaki bumi 

Halaman:

Tags

Terkini