seni

Puisi-puisi pilihan Soe Hok Gie: Suara sunyi yang tak pernah padam

Sabtu, 26 April 2025 | 23:09 WIB
Koleksi buku dan majalah Soe Hok Gie (Instagram/bysoehokgie)

 

GENMILENIAL.ID — Di balik ketegasan sikapnya sebagai aktivis, Soe Hok Gie juga dikenal sebagai penyair yang peka terhadap rasa.

Puisinya lahir dari pergulatan batin seorang pemuda yang mencintai tanah air, benci pada ketidakadilan, namun juga sering merasa sendiri dalam perjuangannya.

Karya-karyanya bukan sekadar rangkaian kata. Ia adalah jeritan, doa, dan harapan yang jujur — suara sunyi yang tetap menggema hingga kini.

Berikut beberapa puisi pilihan Soe Hok Gie yang paling menggugah:

1. Catatan seorang demonstran

“Mereka yang mati muda adalah bunga-bunga
yang dipetik Tuhan sebelum waktunya
Mereka tidak pernah sempat tahu
betapa busuk dunia setelah usia senja.”

Puisi ini berbicara tentang pengorbanan dan idealisme yang kerap harus dibayar dengan nyawa.

Untuk pemuda masa kini, ini pengingat bahwa perjuangan membutuhkan ketulusan yang kadang tak mendapat balasan duniawi.

2. Apabila kami mati

“Apabila kami mati
Maka kematian kami adalah kematian biasa
Teruskan perjuangan ini.”

Sebuah pengakuan sederhana namun kuat: hidup dan mati adalah bagian dari perjuangan.

Tak ada heroisme yang dicari, hanya estafet idealisme yang harus diteruskan.

3. Sebait puisi untuk kawan

Halaman:

Tags

Terkini