Sertifikasi mencakup fasilitas produksi bom P-Series, yakni P-100L, P-250L, dan P-500L, serta lini produksi BNT-250.
Proses verifikasi dilakukan melalui pemeriksaan dokumen dan peninjauan lapangan yang mencakup aspek peralatan, sumber daya manusia, sistem keselamatan kerja, serta dukungan operasional lainnya.
Sertifikat fasilitas produksi ini merupakan bagian dari proses sertifikasi berkala tahunan oleh Puslaik Kemhan guna memastikan kesiapan industri pertahanan tetap memenuhi standar kualitas dan keselamatan.
Direktur Teknologi dan Pengembangan PT Dahana, Yusep Nugraha Rubani, menegaskan bahwa capaian ini menjadi bukti kesiapan perusahaan dalam mendukung pertahanan nasional.
“Sertifikasi ini menegaskan bahwa Bom BNT-250 dan fasilitas produksi PT Dahana telah memenuhi standar kelaikan Kementerian Pertahanan. PT Dahana siap mendukung produksi massal guna memenuhi kebutuhan alutsista nasional, khususnya TNI Angkatan Udara,” ujarnya.
Melalui pencapaian ini, PT Dahana menegaskan komitmen menjaga kualitas, keselamatan, serta kesiapan produksi demi mendorong kemandirian industri pertahanan nasional.***