Baca Juga: Mahfud MD sindir konflik internal NU: Bukan PBNU lagi, tapi sudah mirip PTNU
Sementara Duta Besar RI untuk Tiongkok, Djauhari Oratmangun, menekankan bahwa meningkatnya investasi Tiongkok di sektor EV dan logistik digital memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat manufaktur EV kawasan.
Logo baru, arah baru
Pada kesempatan yang sama, Kargo memperkenalkan logo baru berupa dua panah diagonal dan simbol kilat di tengahnya.
Ikon tersebut melambangkan hubungan operasional antara Kargo, mitra, dan pelanggan, serta komitmen kuat terhadap teknologi berbasis listrik.
Identitas baru ini dirancang untuk mengiringi transisi penuh menuju operasi logistik rendah emisi dan terhubung secara digital di sepanjang Electrified Silk Road.
Baca Juga: Sekda Subang ingatkan PPAT–PPATS soal ancaman konflik lahan di tengah industrialisasi
Program pilot dan penguatan ekosistem EV
Program pilot EV telah dijalankan sejak akhir 2025 untuk mengukur:
- Efisiensi energi nyata
- Kesiapan infrastruktur
- Pengalaman pengguna awal
Kargo juga menandatangani MoU dengan produsen EV besar seperti Foton, JAC, Wuling, dan VKTR, yang telah melakukan lokalisasi produksi di Indonesia sehingga menciptakan ribuan lapangan kerja baru.
Dukungan pembiayaan datang dari HSBC, Indomobil Finance, dan Chailease, membuka peluang percepatan adopsi EV melalui skema sewa dan pembiayaan fleksibel bagi mitra transporter.
Kargo memastikan bahwa mitra yang berpartisipasi akan memiliki akses khusus ke proyek-proyek logistik yang membutuhkan armada EV, menempatkan mereka di garis depan transformasi logistik hijau Indonesia.
Misi besar: Electrified Silk Road
Didirikan pada 2018, Kargo kini makin memantapkan peran sebagai pelopor digitalisasi logistik di Asia Tenggara.