Baca Juga: Aturan rampung, Zulhas targetkan 15.000 Kopdes Merah Putih beroperasi bulan ini
ILI UT juga membuka peluang pengembangan generasi berikutnya, termasuk integrasi kecerdasan buatan untuk analisis otomatis, serta potensi ekspor ke luar negeri.
Kehadiran ILI UT diharapkan memperkuat pengawasan pipa migas nasional, mengurangi risiko kebocoran, menekan biaya perawatan, dan memperpanjang usia infrastruktur vital sektor energi.
Dengan teknologi ini, Pertamina dan Pindad menunjukkan bahwa inovasi strategis dalam negeri bisa setara bahkan kompetitif dengan produk global, sekaligus menjadi simbol kemandirian energi Indonesia menjelang HUT ke-80 RI.***