sains

Sederet reaksi CEO tekno AS soal guncangan DeepSeek buatan China di pasar global: Ada Mark Zuckerberg hingga Jensen Huang

Jumat, 31 Januari 2025 | 01:10 WIB
Potret tampilan AI buatan China, DeepSeek (kiri) dan para pemilik perusahaan teknologi di AS yakni CEO Meta, Mark Zuckerberg dan CEO NVIDIA, Jensen Huang (kanan) (DeepSeek.com - Instagram.com/@zuck - @jensenhuanginitiative)

Keahlian DeepSeek mulai dari menjawab pertanyaan sehari-hari hingga menangani tugas-tugas kompleks bagi pengguna.

Salah satu contohnya, seperti perhitungan matematika dan pemecahan masalah logika, sehingga DeepSeek disebut sebagai pesaing langsung GPT-4o milik OpenAI. 

Berkaca dari hal itu, terdapat juga sorotan para CEO atau pemilik perusahaan teknologi yang berbasis di AS turut menyoroti eksistensi DeepSeek di pasar global.

Baca Juga: Tengah malam, Unit III Sat Res Narkoba Polres Subang ciduk tiga tersangka yang diduga terlibat peredaran narkotika jenis sabu di Kecamatan Cibogo 

Reaksi CEO Tekno di AS tentang DeepSeek

CEO Meta, Mark Zuckerberg penasaran dengan cara bagaimana model DeepSeek bisa berkembang, dan ada juga pujian besar yang disampaikan oleh CEO NVIDIA, Jensen Huang soal eksistensi AI buatan China itu. 

1. AI Meta tak mau kalah saing

Menurut laporan The Economic Times pada 28 Januari 2025, Mark Zuckerberg selaku CEO Meta tengah berupaya keras untuk berkompetisi dengan DeepSeek.

Terkhusus, Mark menyoroti DeepSeek yang dapat bersaing dengan biaya yang jauh lebih murah dibandingkan perusahaannya.

Lebih lanjut, Meta secara berkala mengevaluasi semua model kompetitif sebagai proses pengembangan AI Meta.

Baca Juga: Dukung pendidikan, PT Dahana beri bantuan pembangunan Arboretum ke SMPN 4 Subang

"Meta telah menyiapkan empat 'ruang perang' bagi teknisi untuk menemukan model DeepSeek," terang pernyataan resmi dari Meta kepada The Economic Times.

"Meta ingin mengetahui bagaimana DeepSeek berhasil menciptakan chatbot AI yang lebih murah," tegasnya.

2. Elon Musk nilai guncangan DeepSeek 'biasa saja'

DeepSeek sebagai perusahaan rintisan AI asal China juga menuai sorotan dari CEO SpaceX, Elon Musk.

Halaman:

Tags

Terkini