sains

Ilmuwan bersiap umumkan jam kiamat yang lebih dekat dengan bumi, imbas kerusuhan hingga genosida

Jumat, 31 Januari 2025 | 00:25 WIB
Ilustrasi jam kiamat yang menunjukkan dunia lebih dekat dengan kehancuran (Freepik)

GENMILENIAL.ID - Para ilmuwan internasional yang tergabung dalam Bulletin of the Atomic Scientists kembali memberikan peringatan keras bahwa dunia sedang menghadapi ancaman besar. 

Mereka telah menggeser posisi Jam Kiamat (Doomsday Clock) ke 89 detik sebelum tengah malam, lebih dekat satu detik dibandingkan dengan tahun lalu. 

Ini menjadi simbol meningkatnya risiko bencana global yang bisa mengancam keberlangsungan hidup umat manusia.

Apa itu jam kiamat?

Jam Kiamat adalah simbol yang menggambarkan seberapa besar risiko bencana global akibat ulah manusia. 

Baca Juga: Mengapa sering turun hujan saat Imlek? ini filosofi dan maknanya

Sejak tahun 1947, simbol ini dikelola oleh para ilmuwan dari Bulletin of the Atomic Scientists (BAS) di University of Chicago, Amerika Serikat.

BAS sendiri merupakan organisasi yang terdiri dari para ahli dan ilmuwan yang menilai perkembangan ilmu pengetahuan serta dampaknya terhadap kehidupan manusia. 

Organisasi ini didirikan oleh sekelompok ilmuwan yang sebelumnya terlibat dalam Manhattan Project, sebuah proyek penelitian bom atom selama Perang Dunia II.

Pada awalnya, Jam Kiamat dibuat untuk mengukur ancaman nuklir. 

Baca Juga: Dianggap tidak tulus dan tidak ada hubungannya, rakyat Wales minta Pangeran William tidak gunakan gelar Wales

Namun, seiring waktu, pengaturan jam ini terus berubah berdasarkan seberapa dekat umat manusia dengan potensi kehancuran total menurut para ilmuwan.

Meskipun Jam Kiamat bukan alat untuk mengukur ancaman nyata terhadap keberlangsungan Bumi, keberadaannya bertujuan untuk memicu diskusi tentang isu-isu ilmiah yang kompleks, seperti perubahan iklim dan risiko teknologi.

Faktor utama yang meningkatkan risiko global

Halaman:

Tags

Terkini