Ubi jalar ungu khususnya dikenal karena kandungan antioksidan yang tinggi, bermanfaat dalam melawan radikal bebas dan menjaga kesehatan kulit serta jantung.
3. Kentang (Solanum tuberosum)
Kentang adalah umbi yang sangat populer di seluruh dunia. Umbi ini kaya akan vitamin C, kalium, dan serat, namun rendah kalori jika dimasak tanpa tambahan lemak.
Di Indonesia, kentang kerap menjadi bahan olahan dalam makanan tradisional seperti perkedel, rendang kentang, dan sayur sop.
Selain itu, kentang juga banyak digunakan dalam masakan internasional seperti mashed potato dan French fries.
4. Talas (Colocasia esculenta)
Talas adalah umbi yang sering digunakan dalam berbagai makanan tradisional, seperti kolak talas dan kue talam. Selain itu, daunnya juga dimanfaatkan sebagai bahan masakan.
Talas kaya akan serat dan vitamin, serta mengandung senyawa bioaktif yang diduga dapat menurunkan risiko penyakit kronis, seperti diabetes dan penyakit jantung.
5. Gadung (Dioscorea hispida)
Meskipun tergolong umbi yang kurang populer dibandingkan dengan singkong atau ubi jalar, gadung telah lama dikenal di berbagai daerah di Indonesia.
Gadung dikenal memiliki rasa pahit alami yang memerlukan proses pengolahan khusus agar aman dikonsumsi.
Namun, setelah melalui pengolahan yang benar, gadung dapat menjadi sumber energi yang baik.
6. Gembili (Dioscorea esculenta)