4 Fakta menohok AS panik lihat AI buatan China DeepSeek guncang pasar global, salah satunya ‘meroket’ dengan modal kecil!

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Jumat, 31 Januari 2025 | 00:51 WIB
Potret tampilan AI buatan China DeepSeek (kiri) dan AI asal Amerika Serikat ChatGPT (kanan) (DeepSeek.com - Instagram.com/@chatgpt)
Potret tampilan AI buatan China DeepSeek (kiri) dan AI asal Amerika Serikat ChatGPT (kanan) (DeepSeek.com - Instagram.com/@chatgpt)

Pasar khawatir munculnya DeepSeek bakal mengancam dominasi perusahaan AI yang berbasis di AS. 

Terkhusus bagi Nvidia, DeepSeek R1 membuat saham perusahaan asal AS itu anjlok pada angka 17 persen.

Seberapa kuat guncangan DeepSeek terhadap ChatGPT?

Terdapat sejumlah fakta terkait DeepSeek yang kini tengah menjadi sorotan di dunia kecerdasan buatan internasional, berikut ini di antaranya:

1. DeepSeek pesaing ketat ChatGPT

Bagi yang belum tahu, DeepSeek adalah model kecerdasan buatan (AI) inovatif asal China yang kini menjadi pesaing serius ChatGPT OpenAI. 

Baca Juga: Dukung pendidikan, PT Dahana beri bantuan pembangunan Arboretum ke SMPN 4 Subang

DeepSeek menawarkan dua model unggulan, yakni DeepSeek-V3 dan DeepSeek-R1 yang diklaim memiliki efisiensi dan performa lebih baik dibandingkan model AI lain di pasar teknologi. 

Dilansir dari Reuters, DeepSeek-V3 dirancang untuk memenuhi kebutuhan pengguna di berbagai bidang.

Keahliannya mulai dari menjawab pertanyaan sehari-hari hingga menangani tugas-tugas kompleks, seperti perhitungan matematika dan pemecahan masalah logika, sehingga DeepSeek disebut sebagai pesaing langsung GPT-4o milik OpenAI. 

2. Model terbaru DeepSeek berani diadu dengan ChatGPT

DeepSeek R1 sebagai model terbaru, dirancang dengan efisiensi yang lebih tinggi dan kemampuan untuk bersaing langsung dengan O1 dari OpenAI.

Baca Juga: Tingkatkan layanan pada masyarakat, ini arahan tegas Kompol Dede Suherman bagi para anggotanya

Terutama, DeepSeek yang digunakan dalam tugas yang membutuhkan analisis data mendalam dan penalaran kompleks. 

Dikembangkan oleh DeepSeek AI, model ini menjadi sorotan karena menggabungkan efisiensi tinggi dengan biaya penggunaan yang jauh lebih rendah dibandingkan pesaingnya, ChatGPT. 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Sumber: Reuters, CBS News

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X