Terjang perubahan iklim, Prabowo-Gibran harus berani ciptakan inovasi kebijakan energi terbarukan

photo author
Abdul Rouf, Genmilenial
- Selasa, 29 Oktober 2024 | 20:17 WIB
Presiden RI Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat memimpin rapat perdana Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta
Presiden RI Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat memimpin rapat perdana Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta

Berkaca dari komitmen itu, Prabowo-Gibran telah menegaskan visi dan misinya yang salah satunya tentang swasembada energi pada daftar program prioritas Pemerintah RI periode 2024-2029.

Berdasarkan penjabaran dalam buku visi dan misinya yang terbit pada tahun 2024, Prabowo-Gibran menyoroti terkait perubahan iklim yang terjadi di Indonesia:

Perubahan iklim: Tantangan strategis bangsa Indonesia 2024-2029

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan pada 7 Oktober 2023, tentang tantangan ke depan itu bukan semakin ringan, tetapi semakin berat.

Baca Juga: Promedia bersama Bank BRI gelar seminar jurnalistik bertajuk 'Mediapreneurtalks - BRI Journalism 360 Jurnalisme Berkualitas dan Berkelanjutan'

"Dunia sedang tidak baik-baik saja. Ada perang, perubahan iklim, krisis pangan," tulis pernyataan Jokowi dalam buku visi dan misi Prabowo-Gibran.

Oleh sebab itu, Prabowo dan Gibran mempertimbangkan tantangan strategis yang dihadapi bangsa dan negara Indonesia, salah satunya terkait perubahan iklim.

Perubahan iklim disebut Prabowo-Gibran sebagai tantangan strategis yang dihadapi dalam 5 tahun ke depan.

Menurut penjelasannya, September 2023 adalah perubahan iklim terpanas dalam catatan sejarah bumi.

"Perubahan iklim bisa menyebabkan kekeringan dan hujan ekstrem yang menurunkan produksi pangan, meningkatkan kerawanan pangan, meningkatkan harga pangan, serta mengancam keselamatan jiwa," ungkap pernyataan dalam buku visi misi Prabowo-Gibran.

Baca Juga: Kemenperin tunjuk LAZ Assyifa Peduli sebagai mitra penyelenggaraan bimbingan teknis WUB pengembangan serat alam nanas

Swasembada energi masuk program prioritas Prabowo-Gibran

Dalam buku visi dan misi Prabowo-Gibran itu, Indonesia berpeluang menjadi raja energi hijau dunia melalui pengembangan produk biodiesel dan bio-avtur dari sawit.

Selain itu, dapat juga memproduksi bioetanol dari tebu dan singkong, serta energi hijau lainnya dari angin, matahari, dan panas bumi.

"Pada tahun 2029 dengan sumber daya alam yang ada, sangat optimis program biodiesel B50 dan campuran ethanol E10 akan dapat tercapai," tutup penjelasan dalam buku visi dan misi Prabowo-Gibran.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rouf

Sumber: ESDM, Visi misi Prabowo dan Gibran, Rekomendasi Kebijakan Energi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X