Binder menegaskan, STY telah meninggalkan warisan penting bagi Timnas Indonesia.
Mulai dari lolos fase grup Piala Asia senior untuk pertama kalinya, membawa Timnas U-23 ke semifinal Piala Asia U-23, hingga menembus putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
“Prestasi itu bukan cuma soal trofi. Prestasi adalah ketika pelatih mampu membuat perubahan positif dan berkelanjutan,” tegasnya.
Menurut Binder, inilah tantangan terbesar John Herdman. Bukan hanya memenuhi ekspektasi juara, tetapi juga menjaga kesinambungan proses yang sudah dibangun sebelumnya.
“Kalau Herdman bisa melanjutkan proses itu sambil membawa hasil, baru itu pencapaian yang sesungguhnya bagi Timnas Indonesia,” pungkasnya.***
Artikel Terkait
Subang serius bangun bibit sepak bola: Kang Rey dorong pembinaan usia dini usai final Bupati Cup U-17
Dua atlet menembak asal Subang persembahkan medali perak untuk Indonesia di SEA Games Thailand 2025
Sabet perak SEA Games, atlet menembak asal Subang Prabu Rakyan mantap daftar Akpol jalur prestasi 2026
Sumbangkan bonus Rp1 miliar SEA Games 2025 untuk korban bencana Sumut, petenis Justin Barki: Ini mimpi saya
John Herdman resmi jadi pelatih Timnas Indonesia, PSSI taruh harapan Piala Dunia di tangan arsitek sejarah Kanada
Dijuluki arsitek level Piala Dunia, win rate John Herdman ungguli Kluivert dan Shin Tae-yong
Fakta menarik John Herdman, pelatih anyar Timnas Indonesia yang pernah orbitkan rekan setim Jay Idzes