Menurut Sumardji, konsistensi Nova dalam mengelola tim usia muda menjadi nilai penting dalam proses seleksi.
Baca Juga: Wafat mendadak usai main golf, Dirut Bank BJB Yusuf Saadudin tinggalkan misteri yang belum terjawab
Ia juga menyebut perjalanan Nova bersama tim U-17 membuktikan kualitasnya.
“Coach Nova bisa membawa ke kualifikasi Asia lanjut lolos ke Piala Dunia,” tambahnya.
Rekam jejak di Timnas U-17
Selama menangani Timnas U-17 di Piala Dunia U-17 2025 Qatar, Indonesia finis di peringkat kesepuluh.
Garuda Muda meraih kemenangan bersejarah 2–1 atas Honduras, namun kalah 2–1 dari Zambia dan 4–0 dari Brasil.
Baca Juga: Walk out Roy Suryo cs di audiensi ijazah Jokowi, Sri Radjasa singgung intervensi petinggi Polri
Meski demikian, performa Indonesia diapresiasi karena menunjukkan perkembangan signifikan dalam organisasi permainan.
Fokus persiapan menuju kualifikasi ASEAN Cup
Dengan jabatan barunya, Nova kini mempersiapkan Timnas U-20 untuk menghadapi kualifikasi ASEAN Cup pada September 2026.
Pembentukan road map, pemantauan pemain di kompetisi domestik, serta evaluasi dari skuad U-17 sebelumnya akan menjadi dasar perjalanan tim.
Penunjukan ini menjadi bagian dari proyek jangka panjang PSSI dalam memperkuat regenerasi pemain menuju level Asia dan dunia.***
Artikel Terkait
Menpora Erick Thohir tegaskan sikap soal IOC: Penolakan atlet Israel sesuai prinsip UUD 1945 dan kepentingan nasional
Setelah Patrick Kluivert mundur, Bung Binder kritik permainan Garuda: Dulu 6 poin, sekarang acak-acakan
FIFA ASEAN Cup resmi diluncurkan: Era baru sepak bola Asia Tenggara dimulai, Piala AFF terancam tergusur?
Dana KONI Subang belum cair, Galuh Pakuan kucurkan Rp1 miliar untuk dukung cabor prestasi
Usai kalah dari Zambia, Timnas Indonesia fokus asah mental hadapi Brazil di Piala Dunia U-17
Jejak bersejarah Garuda U-17: Nova Arianto naik kelas ke Timnas U-20 usai kemenangan pertama di Piala Dunia
Rizky Ridho masuk nominasi FIFA Puskas Award 2025 berkat gol spektakuler dari tengah lapangan