GENMILENIAL.ID – Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto, resmi menuntaskan tugasnya setelah perjuangan Garuda Muda di Piala Dunia U-17 2025 berakhir.
Meski langkah Indonesia terhenti di fase grup, kiprah anak asuhnya meninggalkan jejak bersejarah dengan meraih kemenangan pertama di ajang Piala Dunia kelompok umur, menaklukkan Honduras 2-1.
Keberhasilan ini membuat PSSI memutuskan untuk mempromosikan Nova ke kursi pelatih Timnas Indonesia U-20, seiring persiapan skuad muda menghadapi Kualifikasi Piala Asia U-20 2027.
Baca Juga: 10 Bulan berjalan, MBG sumbang 48 persen kasus keracunan pangan, Kepala BGN janji sinkronisasi data
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyambut kepulangan Garuda Muda dengan apresiasi tinggi:
“Kalian sudah berjuang luar biasa dan mencatatkan sejarah dengan meraih kemenangan pertama untuk Indonesia di Piala Dunia U-17 2025," tulisnya dalam unggahan Instagram resmi @erickthohir.
Meski begitu, Erick menegaskan perjalanan pemain masih panjang.
“Bangga, tapi perjalanan masih panjang dan belum saatnya berpuas diri," tambahnya.
Baca Juga: Polisi ungkap kondisi mental ABH pelaku ledakan SMAN 72 Jakarta, tertutup dan sering kesepian
Perjalanan Timnas U-17 di Piala Dunia 2025
Tiga laga dijalani Garuda Muda di Grup H: kalah 1-3 dari Zambia, takluk 0-4 dari Brasil, dan menutup fase grup dengan kemenangan 2-1 atas Honduras.
Dengan hasil ini, Indonesia finis di posisi ke-3 Grup H dengan 3 poin dan selisih gol -5, menempati peringkat ke-10 daftar ketiga terbaik.
Pencetak gol Indonesia yaitu Zahaby Gholy, Evandra Florasta, dan Fadly Alberto Hengga.
Artikel Terkait
Iwan Bule dukung Shin Tae-yong kembali latih Timnas, isu Timur Kapadze dan Van Gaal makin menguat
Alex Pastoor ungkap 3 poin gagalnya proyek PSSI era Kluivert: Kami sudah mati-matian, tapi belum cukup
Menpora Erick Thohir tegaskan sikap soal IOC: Penolakan atlet Israel sesuai prinsip UUD 1945 dan kepentingan nasional
Setelah Patrick Kluivert mundur, Bung Binder kritik permainan Garuda: Dulu 6 poin, sekarang acak-acakan
FIFA ASEAN Cup resmi diluncurkan: Era baru sepak bola Asia Tenggara dimulai, Piala AFF terancam tergusur?
Dana KONI Subang belum cair, Galuh Pakuan kucurkan Rp1 miliar untuk dukung cabor prestasi
Usai kalah dari Zambia, Timnas Indonesia fokus asah mental hadapi Brazil di Piala Dunia U-17