GENMILENIAL.ID - Pelajaran berharga diterima pemain Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan usai memperoleh hasil minor saat berlaga melawan skuad Australia di Stadion Allianz, Sydney, pada Kamis, 20 Maret 2025.
Dalam laga lanjutan Kualifikasi Round 3 Piala Dunia 2026 itu, Marselino cs takluk dari perlawanan skuad Socceroos (julukan Timnas Australia) dengan skor telak, 5-1.
Menyikapi kekalahan itu, Marselino justru mengaku tetap percaya peluang Timnas Indonesia untuk lolos ke Piala Dunia 2026 tetap ada.
Pemain muda berusia 20 tahun itu menuturkan, hasil tidak mengenakan ini harus diterima sebagai pelajaran berharga.
"Terima, pelajari, dan kami tetap percaya," ujar Marselino melalui akun Instagram pribadinya @maselinoferdinan10, pada Jumat, 21 Maret 2025.
Dalam laga itu, Marselino tampil sebagai starter bersama dengan Ole Romeny dan Rafael Struick di lini depan Timnas Indonesia.
Marselino bermain hingga menit ke-79 sebelum digantikan Ramadhan Sananta.
Sebelumnya diketahui, Indonesia langsung bermain total football ala Belanda dengan permainan high pressing (tekanan tinggi) sejak awal pertandingan.
Strategi ini mampu membuat Indonesia mendominasi permainan di 15 menit awal babak pertama.
Baca Juga: Thom Haye sebut Indonesia dibantai Australia sebagai kemunduran: Jujur, saya sangat kecewa
Indonesia sempat mendapatkan peluang emas lewat penalti pada menit kedelapan usai Rafael Struick dijatuhkan pemain Australia di kotak penalti.
Peluang emas untuk unggul di menit-menit awal itu sirna setelah tendangan penalti Kevin Diks mengenai tiang gawang.
Hebatnya, Australia bisa keluar dari tekanan Indonesia hingga mampu mempertahankan kemenangan dengan skor akhir, 5-1.***
Artikel Terkait
Diperkenalkan ke publik hari ini, Jordi Cruyff ternyata bukan datang untuk merayu pemain Diaspora
Jelang hadapi Indonesia di Kualifikasi Pildun 2026, Bek Australia Jason Davidson: Kami tampil untuk menang
Timnas Indonesia tak berdaya di Sydney, Patrick Kluivert salahkan Kevin Diks yang gagal cetak gol penalti
Soal gempuran Indonesia di awal laga, gelandang Australia: Tekanan berat, mereka lari kencang!
Mimpi piala dunia Timnas Indonesia pudar di Sydney, Erick Thohir: Peluang Itu masih ada
Indonesia dibungkam Australia: Kluivert sempat optimis menang, kini enggan tundukkan kepala
Thom Haye sebut Indonesia dibantai Australia sebagai kemunduran: Jujur, saya sangat kecewa