GENMILENIAL.ID - Bangsa Indonesia kini tengah merayakan HUT Kemerdekaanya yang ke 78, tak terkecuali di Kabupaten Subang, berbagai kegiatan dan perlombaan pun digelar oleh masyarakat dalam rangka memeriahkan hari kemerdekaan yang jatuh pada setiap tanggal 17 Agustus tersebut.
Tokoh masyarakat dan juga purnawirawan Letnan Kolonel CHK (Purn) Mochamad Lukmantias Amin (Kang Lukmantias) menyebut bahwa peringatan Hari Kemerdekaan Bangsa Indonesia sebagai sebuah momentum untuk mengingat jasa-jasa para pahlawan terdahulu.
"Kita mengenang jasa-jasa para pahlawan kita, para sesepuh kita yang telah mengorbankan jiwa, raga, harta, benda, hingga lahirnya proklamasi kemerdekaan, itu patut kita teladani pengorbananya," kata Kang Lukmantias.
Baca Juga: Mendorong literasi di kalangan pelajar, pentingnya pembelajaran abad ke-21
Dalam kontek lokal, khususnya di Kabupaten Subang, sebagai sebuah Kabupaten yang memiliki kekayaan Sumber Daya Alam (SDA) yang melimpah maka patut semua itu untuk selalu di syukuri dengan mengelola kekayaan tersebut dengan baik.
"Diantaranya adalah kemampuan kita untuk mengelola sumber daya alam menjadi sebesar-besarnya bagi kesejahteraan rakyat Subang," tambahnya.
Untuk menuju kesana, kata lelaki yang mengambil S2 Magister Hukum Bisnis Universitas Indonesia ini, Kabupaten Subang perlu memiliki orang-orang yang memiliki kemampuan kearah sana.
"Untuk kemampuan mengelola ini, dalam memperingati 17 Agustus kita harus menjadi pribadi atau sumber daya manusia yang memiliki kapasitas dan kapabilitas yang dijiwai rasa persaudaraan, gotong royong," jelasnya.
Baca Juga: Sambut Hari Peringatan Pramuka ke 62, Kwaran Pramuka Kecamatan Subang gelar Jambore Penggalang
Hanya dengan rasa syukur terhadap kekayaan alam dan SDM mumpuni, kata Kang Lukmantias Kabupaten Subang bisa menjadi sebuah daerah yang maju.
"Salah satunya kenapa kita tidak maju di Subang ini karena kita lupa bersyukur, lupa mengejawantahkan rasa syukur itu dengan meningkatkan kualitas sumber daya kita, memberikan keteladanan, mengambil contoh keteladanan dari para pahlawan kita," tandasnya.
Kata lelaki yang purnabakti dari TNI AD pada usia 43 tahun ini, para pahlawan yang memperjuangkan bangsa ini tidak hanya berjuang secara fisik ataupun militer saja tapi juga keteladanan.
"Ada juga cerdik pandai yang bersekolah hingga keluar negeri, kemudian memiliki militansi dan juga kembali ke tanah air untuk mewujudkan tanah air yang merdeka," jelasnya.