"Tidak mudah bagi kami bisa mengikuti jejak beliau dan seperti apa yang diteruskan oleh Bu Sumarni pada jabatan-jabatan sebelumnya," jelasnya.
Kata lelaki asal Kabupaten Kuningan ini juga menyebut bahwa pintu gerbang Polres Subang terbuka lebar buat AKBP Sumarni.
"Ibu bisa kapan saja, kami tidak sungkan-sungkan untuk terus menjalin silaturahim dengan ibu, dan saya yakini jajaran kami, Wakapolres, Kabag, Kasad, Kapolsek dan anggota tidak boleh memutus silaturahmi," ujarnya.
AKBP Ariek juga meminta jajaran Polsek Subang untuk terus menjalin hubungan yang baik dengan AKBP Sumarni dan tidak diperbolehkan untuk membanding-bandingkan.
"Rekan-rekan harus tetap patuh dan tunduk bersama-sama kita bekerja terhadap amirnya rekan-rekan saat itu, saya tidak mau mendengar rekan-rekan ini membanding-bandingkan apalagi menjelek-jelekan," jelasnya.
Sementara itu, Mantan Kapolres Subang, AKBP Sumarni yang saat ini menjabat sebagai Wakapolres Metro Bekasi mengatakan bahwa dirinya berterima kasih kepada seluruh jajaran Polres Subang yang selama ini sudah bisa bekerja sama dalam menjaga kondusifitas Kamtibmas di Kabupaten Subang.
"Tentunya saya sebagai manusia biasa tidak akan mampu berdiri di depan rekan-rekan semua tanpa perjuangan, tanpa dedikasi, tanpa kinerja dari rekan-rekan semua," ucapnya.
Di dalam interaksi dan selama memimpin selama 23 bulan, lanjut AKBP Sumarni pihaknya juga memohon maaf yang selebar-lebarnya jika ada hal-hal yang tifak berkenan selama kepemimpinanya.
"Saya mohon dibukakan pintu maaf yang seluas-luasnya dan saya juga mohon doa, dan pamit agar bisa menjalankan tugas ditempat yang baru, mengabdi ditempat yang baru sebagai Wakapolres Metro Bekasi," tuturnya.