news

Viral video bullying siswa SMPN 6 Subang, pihak keluarga menyebut anaknya masih traumatis

Senin, 19 Juni 2023 | 19:51 WIB
SMP Negeri 6 Subang

GENMILENIAL.ID - Viral video perundungan atau bullying yang menimpa siswa kelas 7 SMPN 6 Subang, dalam video yang kurang dari 1 menit tersebut tampak salah seorang siswa sedang dilakukan bullying oleh teman-temanya sambil di videokan.

Dalam video yang diterima oleh genmilenial.id ada dua potongan video, yang pertama siswa itu dipojokkan kesudut kelas, sambil dikerubuti teman-temanya yang lain.

Dalam potongan video yang kedua, tampak siswa yang menjadi korban bullying tersebut tampak merintih dan menangis kesakitan sambil memegang beberapa anggota tubuhnya.

Baca Juga: Moderasi beragama, membangun keharmonisan dalam keanekaragaman

Saat dikonfirmasi, pihak keluarga korban, Edi Sukirman ayah dari korban mengatakan bahwa dia baru mengetahui soal perundungan atau bullying yang menimpa anaknya saat anaknya sedang sakit dalam tiga hari terakhir ini.

"Awal tau pas anak saya lagi sakit, tiga hari kebelakang, kebetulan ada temanya yang menjenguk, tiba-tiba anak tersebut spontan (bertanya), om punya gak videonya waktu dulu teh, waktu anak om dipukulin," kata Edi kepada awak media pada Senin, 19 Juni 2023.

Mendengar hal tersebut, Edi pun langsung meminta video itu dan mengatakan bahwa ada dua file video yang diterimanya seperti yang saat ini tengah viral.

Disamping dua video yang viral, kata Edi ada satu video lagi yang menunjukan terjadinya kekerasan fisik, namun video tersebut sudah tidak ada karena hp siswa yang bersangkutan sudah dijual.

Baca Juga: Dapat laporan warga, Polres Subang amankan pengedar dan dua pembeli sediaan farmasi tanpa izin edar

Edi pun menyebut bahwa anaknya tidak pernah bercerita kalau dirinya suka kena bullying, namun ia mulai mencurigai setiap pulang sekolah tidak ada raut keceriaan dari wajah anaknya.

"Curiganya semenjak anak saya pulang sekolah gak ada keceriaan, sering banyak melamun, diam, ditanya berapa menit baru dia jawab, sering pegang perut dan tangan," ucapnya

Edi pun menyebut bahwa anaknya tidak pernah cerita kalau dirinya sering mendapatkan bullying dalam bentuk kekerasan fisik.

Baru setelah video bullying anaknya viral, ia pun mulai menyelidiki perihal kejadian tersebut.

Kata Edi saat dirinya mencoba konfirmasi langsung pada anaknya dalam seminggu satu atau dua kali mendapatkan bullying dalam bentuk kekerasan fisik.

Halaman:

Tags

Terkini