news

Bupati Subang Kang Rey dorong PKK lebih kreatif, keluarga sejahtera jadi target utama

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:34 WIB
Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi atau Kang Rey (kanan) bersama Ketua TP PKK Kabupaten Subang, Ega Anjani Reynaldy (tengah), saat pemotongan tumpeng pada peringatan HKG PKK ke-54 tingkat Kabupaten Subang, Rabu 21 Oktober 2026 (Dok. Istimewa)

Baca Juga: KMP Batumandi terbakar di Merak, 420 penumpang selamat, enam sempat dirawat

Karena itu, ia berharap PKK terus berkembang agar pelaksanaan programnya semakin baik dan mampu menjangkau kebutuhan keluarga di berbagai wilayah Kabupaten Subang.

"Saya berharap, ke depannya PKK menjadi lebih baik lagi dan semakin banyak berkreasi. Semangat ibu-ibu PKK patut kita contoh," ujarnya.

Ia kemudian menekankan pentingnya menjaga kekompakan agar Gerakan PKK dapat terus maju dan berkontribusi terhadap kesejahteraan keluarga.

"Mudah-mudahan PKK bisa semakin solid, maju, dan lebih kreatif lagi bagi keluarga-keluarga yang ada di Kabupaten Subang, sehingga Kabupaten Subang menjadi kabupaten yang istimewa, layak bagi masyarakat, dan keluarganya bisa sejahtera," pungkasnya.

Baca Juga: 3 Hari padamkan api karhutla, warga Papua hadapi ancaman di tanah leluhur

Perkuat 10 program pokok PKK

Peringatan HKG PKK ke-54 tingkat Kabupaten Subang tahun ini mengusung tema “Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Emas 2045”.

Tema tersebut menegaskan pentingnya memperkuat pelaksanaan 10 Program Pokok PKK sebagai fondasi pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan keluarga.

Melalui penguatan program tersebut, PKK diharapkan terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan berbasis keluarga yang berkelanjutan dan berkeadilan.

Baca Juga: Demo 2 tahun Prabowo-Gibran berujung ricuh, sejumlah mahasiswa diamankan

Ketua TP PKK Kabupaten Subang, Ega Anjani Reynaldy, menyampaikan bahwa peringatan HKG bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat pengabdian dan peran PKK dalam kehidupan keluarga maupun masyarakat.

“HKG hendaknya menjadi pengingat bahwa PKK bukan sekadar organisasi, melainkan gerakan yang tumbuh dan bergerak bersama keluarga Indonesia,” ujarnya.

Ega juga menekankan pentingnya sinergi antara Gerakan PKK, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan.

Menurutnya, kemitraan yang kuat diperlukan agar program pemberdayaan keluarga dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Halaman:

Tags

Terkini