news

Wayan Koster bentak pegawai SPBU, petugas dipaksa kerja non stop?

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 16:32 WIB
Momen Wayan Koster merespons keluhan pegawai SPBU yang kelelahan melayani antrean panjang BBM di Bali (Threads)

Koster sebut petugas malam akan dibantu TNI

Menanggapi situasi di lapangan, Koster menyampaikan bahwa petugas yang berjaga pada malam hari akan mendapatkan bantuan dari anggota TNI.

Baca Juga: BBM di Bali masih sulit didapat, Dirut Pertamina minta maaf

“Iya mungkin kecapekan ya, tapi untuk malam petugasnya dari TNI,” ujar Koster pada Kamis, 15 Oktober 2026.

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah upaya menjaga operasional SPBU agar tetap berjalan selama antrean BBM belum sepenuhnya terurai.

Koster juga mengakui bahwa petugas bisa mengalami kelelahan ketika jam operasional diperpanjang dari jadwal normal.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa penambahan waktu pelayanan membutuhkan penyesuaian dalam pengelolaan tenaga kerja.

Baca Juga: Bensin eceran 1,5 liter dibanderol Rp100–200 ribu di Bali, warganet soroti harga tak wajar

Kehadiran personel tambahan dapat membantu mendukung operasional di lapangan. Namun, pembagian tugas dan tanggung jawab setiap petugas tetap perlu diperjelas agar pelayanan berjalan tertib.

Selain itu, pengaturan waktu istirahat dan pergantian sif perlu menjadi perhatian agar pegawai tidak terus-menerus bekerja dalam kondisi fisik yang menurun.

Hak pekerja tetap perlu diperhatikan di tengah krisis

Peristiwa yang melibatkan Koster dan pegawai SPBU tersebut membuka perhatian terhadap kondisi pekerja yang berada di garis depan pelayanan publik selama gangguan distribusi BBM.

Baca Juga: Investor asing jual saham Rp84,99 triliun, apa yang membuat mereka ragu?

Ketika kebutuhan masyarakat meningkat, petugas SPBU menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran distribusi di tingkat konsumen.

Namun, tanggung jawab tersebut perlu diimbangi dengan pengaturan kerja yang memperhatikan kondisi fisik dan keselamatan mereka.

Halaman:

Tags

Terkini