“Efeknya kemana2. Semoga tdk ada korban jiwa.yang luka2 sdh dibawa ke RS,” tulis akun tersebut dalam kolom komentar.
Baca Juga: Ferry Irwandi datangi mobil misterius, pengemudi malah kabur
Polisi selidiki dugaan kebocoran gas
Hasil pemeriksaan sementara mengarah pada dugaan kebocoran gas LPG berkapasitas 50 kilogram. Polisi menemukan tiga tabung LPG di dalam rumah makan, namun ketiganya disebut tidak meledak.
Dugaan sementara, ledakan dipicu kebocoran pada saluran atau pipa gas.
Meski demikian, penyelidikan masih dilakukan untuk memastikan sumber kebocoran dan rangkaian kejadian yang menyebabkan ledakan.
Tim penjinak bom juga telah melakukan pemeriksaan di lokasi. Dari pemeriksaan tersebut, petugas tidak menemukan bahan peledak.
Baca Juga: Prabowo bangga Timnas Indonesia juara FIFA ASEAN Cup 2026, singgung bonus
41 Bangunan terdampak ledakan
Kerusakan tidak hanya terjadi pada rumah makan yang menjadi titik kejadian.
Dampak ledakan juga dirasakan pada bangunan-bangunan di kawasan sekitar Kompleks Ruko San Antonio.
Sebagian besar kerusakan berupa kaca pecah yang diduga berkaitan dengan kuatnya tekanan dan getaran dari ledakan.
Kondisi tersebut membuat petugas perlu melakukan pendataan terhadap bangunan yang terdampak.
Baca Juga: Indonesia juara ASEAN Cup, evolusi taktik John Herdman disorot
Petugas dari kepolisian, Gegana, BPBD, dan unsur terkait masih melakukan penanganan di lokasi.