news

Syahganda Nainggolan jadi Kepala Bakom gantikan Qodari, apa alasannya?

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:13 WIB
Syahganda Nainggolan tiba di Istana Kepresidenan sebelum dilantik sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Layar Tangkap YouTube Sekretariat Presiden)

Baca Juga: Man City diterpa kasus pelanggaran finansial, ini komentar Pep Guardiola

Badan tersebut menggantikan Kantor Komunikasi Kepresidenan dan memiliki mandat untuk memperluas serta menyinkronkan komunikasi pemerintah pusat dan daerah.

Dengan posisi tersebut, Kepala Bakom memiliki tanggung jawab dalam mengelola komunikasi mengenai kebijakan dan program strategis pemerintah.

Syahganda aktif dalam isu kebijakan publik

Sebelum masuk ke pemerintahan, Syahganda dikenal sebagai aktivis dan pengamat yang aktif menyampaikan pandangan mengenai berbagai persoalan kebijakan publik.

Ia juga menjabat sebagai Ketua Dewan Direktur GREAT Institute, lembaga kajian yang bergerak di bidang ekonomi, teknologi, dan politik.

Baca Juga: Reshuffle Kabinet Merah Putih ke-7: Prabowo lantik 18 pejabat, Bahlil rangkap dua jabatan

Aktivitas Syahganda dalam diskusi kebijakan membuat pandangannya beberapa kali diberitakan media. Salah satunya terkait isu reshuffle kabinet pada April 2026.

Dalam diskusi yang diberitakan ANTARA pada 30 April 2026, Syahganda menilai reshuffle kabinet yang dilakukan Presiden Prabowo merupakan bentuk konsolidasi kekuatan.

Pernyataan itu disampaikan dalam diskusi bertajuk 'Reshuffle Kabinet: Konsolidasi Kekuasaan atau Optimalisasi Kinerja?' di Jakarta.

Riwayat keterlibatan dalam isu kebijakan publik tersebut merupakan bagian dari latar belakang Syahganda sebelum mendapat posisi sebagai Kepala Bakom.

Baca Juga: Listyo Sigit Prabowo isi kursi KSP gantikan Dudung Abdurachman, akui suatu kehormatan bisa mengabdi untuk bangsa

Sempat belum tahu posisi yang akan diemban

Sebelum resmi dilantik, Syahganda sempat tiba di Istana Kepresidenan Jakarta pada Jumat siang.

Kehadirannya terjadi setelah ia dihubungi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya untuk datang ke Istana.

Halaman:

Tags

Terkini