Dalam tahapan pemaparan visi dan misi, masing-masing kandidat menyampaikan gagasan terkait pemerintahan dan pembangunan Kabupaten Subang.
Baca Juga: Klaster rumah mewah Lapas Cibinong dibongkar, terkuak bangunan tak berizin
Iwan Syahrul Anwar menyoroti pentingnya integrasi sistem dalam memperkuat kinerja birokrasi.
Sementara Rahmat Efendi menyampaikan gagasan mengenai creative financing sebagai salah satu upaya memperluas sumber pembiayaan pembangunan.
Adapun Rona Mairansyah menekankan pentingnya kolaborasi seluruh unsur pemerintahan agar bergerak dalam satu sistem dan tujuan.
“Sekda tidak mungkin bekerja sendiri. Harus semua unsur masuk ke dalam satu sistem, masuk ke dalam satu tujuan sehingga bisa berjalan dengan baik,” ujar Rona.
Saat ini Rona menjabat sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Subang. Sebelumnya, ia menjabat Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Subang.
Besok jadi jawaban kursi Sekda?
Surat undangan tersebut menjadi perkembangan terbaru dalam proses pengisian jabatan Sekda Subang.
Terlebih, agenda pelantikan dijadwalkan berlangsung pada 1 Oktober 2026, bertepatan dengan berakhirnya masa tugas Sekda Subang H. Asep Nuroni yang memasuki masa purna tugas.
Namun, ada satu hal yang membuat surat tersebut menarik perhatian. Di dalam surat undangan itu tidak disebutkan secara jelas jabatan yang akan diemban Rona setelah pelantikan.
Baca Juga: Di balik peluang saham data center, Kiwoom ingatkan valuasi dan pendanaan
Di sisi lain, Rona merupakan salah satu dari tiga kandidat yang sebelumnya mengikuti seleksi terbuka JPTP Sekda Subang.
Apakah Rona Mairansyah benar akan menempati kursi Sekda Subang? Jawabannya akan terungkap dalam agenda pelantikan yang dijadwalkan berlangsung besok, Kamis, 1 Oktober 2026, mulai pukul 08.30 WIB di Halaman Kantor Bupati Subang.