news

APBD Perubahan Subang 2026 disetujui, Kang Rey akui belum semua kebutuhan warga terpenuhi

Rabu, 30 September 2026 | 22:05 WIB
Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi atau Kang Rey menyampaikan pendapat akhir dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Subang terkait Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026, Rabu, 30 September 2026 (Dok. Istimewa)

 

GENMILENIAL.ID — Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Subang Tahun Anggaran 2026 disetujui dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Subang, Rabu, 30 September 2026.

Di balik persetujuan tersebut, Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi atau Kang Rey mengakui belum seluruh usulan dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara maksimal.

Kang Rey menyebut kondisi tersebut berkaitan dengan kemampuan keuangan riil Pemerintah Daerah Kabupaten Subang yang masih terbatas dibandingkan dengan banyaknya program yang harus dilaksanakan pada Tahun Anggaran 2026.

Baca Juga: Belasan siswa di Subang mual dan muntah usai minum susu MBG, 2 masih dirawat

Perubahan APBD disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Subang yang dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Subang Victor Wirabuana Abdurrachman itu memiliki sejumlah agenda terkait Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.

Agenda tersebut meliputi laporan Badan Anggaran atas hasil pembahasan Perubahan APBD 2026, persetujuan dan pengambilan keputusan atas Raperda tentang Perubahan APBD 2026, serta pendapat akhir Bupati Subang.

Dalam rapat tersebut, Kang Rey bersama Ketua DPRD Kabupaten Subang melakukan penandatanganan persetujuan atas Raperda tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.

Baca Juga: Klaster rumah mewah Lapas Cibinong dibongkar, terkuak bangunan tak berizin

Selanjutnya, Kang Rey menyampaikan pendapat Bupati Subang atas persetujuan DPRD terhadap Perubahan APBD Kabupaten Subang Tahun Anggaran 2026.

Kang Rey akui belum semua kebutuhan warga terpenuhi

Kang Rey menyampaikan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 merupakan upaya bersama untuk menyesuaikan dinamika pembangunan, kondisi keuangan daerah, serta kebutuhan prioritas masyarakat Kabupaten Subang.

Namun, ia mengakui belum seluruh usulan dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara maksimal.

Menurutnya, kondisi tersebut disebabkan kemampuan keuangan riil Pemerintah Daerah Kabupaten Subang masih terbatas dibandingkan dengan banyaknya program yang harus dilaksanakan pada Tahun Anggaran 2026.

Halaman:

Tags

Terkini