Ia kemudian menggambarkan kondisi banjir yang melanda kawasan kantor Bupati Solok.
Baca Juga: Selain 8,5 tahun bui, Bupati Pati nonaktif Sudewo dituntut bayar uang pengganti Rp3,6 miliar
“Air sangat besar, sudah menyebar ke seluruh area kantor Bupati termasuk gerbang utama dan ruas sebelah kanan kalau dari depan,” imbuhnya.
Lumpur, batu dan kayu menutup akses jalan
Banjir bandang tidak hanya membawa aliran air, tetapi juga material berupa lumpur, bongkahan batu dan kayu.
Material tersebut kemudian memenuhi sejumlah titik di kawasan Arosuka.
Dalam video lainnya, kondisi lumpur terlihat cukup tinggi hingga mencapai paha orang dewasa.
Baca Juga: Korban kecelakaan KM Virgo 8 di Laut Jawa: 13 Ditemukan tewas, 122 masih hilang
“Kondisi di area kantor bupati, di depan Dinas Kesehatan sudah banyak lumpur, batu-batu yang terbawa,” lanjut pria tersebut.
Material banjir juga menyebabkan akses jalan Solok-Padang tertutup.
Pengendara yang hendak melintas kemudian diarahkan untuk menggunakan jalur alternatif Padang Panjang.
Dampak banjir bandang juga meluas ke sejumlah fasilitas pemerintahan dan kendaraan. BPBD Kabupaten Solok mencatat terdapat 11 kantor pemerintahan yang mengalami kerusakan.
Selain itu, sebanyak 21 mobil dan tujuh sepeda motor juga mengalami kerusakan akibat bencana tersebut.
Empat warga luka dan 32 jiwa mengungsi