news

Pegawai SPPG sebut ‘70 persen ingatan hilang’ di video bukan untuk menyindir kasus MBG Karo: Harus dilihat secara universal

Senin, 21 September 2026 | 00:26 WIB
Klarifikasi pegawai SPPG Bantul soal unggahan dugaan ejek korban keracunan MBG Karo (Threads/zumaahmad9)

Klarifikasi tersebut disampaikan setelah video sebelumnya beredar luas di media sosial dan memunculkan dugaan bahwa ucapan GP berkaitan dengan kondisi siswa korban kasus MBG di Karo.

Video awalnya hanya dibagikan di status WhatsApp

GP juga menjelaskan bagaimana video yang awalnya hanya diunggah melalui Status WhatsApp tersebut akhirnya tersebar lebih luas.

Baca Juga: Sempat viral di medsos, polisi bekuk pria yang terekam nendang wanita sampai tersungkur di Senayan City

Menurutnya, ia telah mengecualikan banyak orang dari daftar yang dapat melihat status tersebut. Namun, video itu kemudian disebut disebarluaskan oleh salah satu orang yang masih dapat melihat unggahannya.

“Diunggah di Status WhatsApp aja sebenarnya dan sudah saya exclude dari banyak orang, ternyata dari close friend itu ada yang menyebarluaskan, di-upload di story dia sehingga penonton dari orang tersebut bisa menyebarluaskan kemana-mana hingga terjadi kegaduhan di sosial media,” terangnya.

GP kembali menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang muncul akibat video tersebut.

“Mohon maaf sekali lagi, terima kasih,” tukasnya.

Baca Juga: Viral kasus aniaya balita 2 tahun oleh pengasuhnya di Palembang, kini pelaku dibekuk polisi

Sementara itu, Badan Gizi Nasional (BGN) regional DIY telah menindaklanjuti persoalan tersebut dengan memberikan teguran kepada pihak terkait, termasuk SPPG tempat GP bekerja.

Klarifikasi GP tersebut menjadi penjelasan atas konteks video yang sebelumnya ramai dikaitkan dengan kasus siswa korban keracunan MBG di Karo.

Ia menegaskan ucapan mengenai '70 persen ingatan hilang' tidak ditujukan kepada korban maupun untuk menyindir program pemerintah.***

 

Halaman:

Tags

Terkini