news

Kondisi siswi Karo yang diduga korban keracunan MBG kini membaik, sempat dijenguk Wapres Gibran

Sabtu, 19 September 2026 | 11:04 WIB
Kondisi siswi asal Karo dinyatakan membaik usai diduga menjadi korban keracunan MBG hingga dirawat di RSCM Jakarta (Instagram.com/@infipop.id)

GENMILENIAL.ID – Kondisi dua siswi asal Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut), yang diduga menjadi korban keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) kini menunjukkan perkembangan positif setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta.

Kedua siswi tersebut yakni Agnesia Paruliana Silitonga dan Febiona Purba. Keduanya menjalani perawatan di RSCM sejak 12 September 2026 setelah mendapatkan rujukan untuk penanganan medis lebih lanjut.

Sebelumnya, kondisi Febiona sempat menjadi perhatian setelah dikabarkan mengalami hilang ingatan. Ia disebut mengalami kesulitan mengenali keluarga maupun teman sekolahnya.

Baca Juga: Viral cerita penumpang Air Asia, nyaris jadi korban pencurian di pesawat: Tas diambil dari kabin, dibuka tanpa izin

Namun, hasil pemeriksaan tim dokter RSCM menunjukkan kondisi memori Febiona stabil. Memori jangka pendek maupun jangka panjangnya dinyatakan dalam kondisi baik.

Dokter juga menyebut gejala yang dialami Febiona berkaitan dengan serangan panik dan trauma berat setelah insiden yang dialaminya, bukan karena gangguan pada fungsi otak maupun gangguan psikotik.

Kondisi dua siswi kini membaik

Setelah hampir sepekan menjalani perawatan di RSCM, Agnesia dan Febiona kini dinyatakan dalam kondisi baik.

Keduanya juga telah diperbolehkan pulang oleh tim dokter untuk selanjutnya menjalani rawat jalan di daerah asalnya, Sumatera Utara.

Baca Juga: Data 94 warga NTT meninggal dunia di pengungsian jadi sorotan, BNPB sebut pelayanan medis maksimal hingga masalah penyakit bawaan

Perkembangan tersebut menjadi kabar terbaru mengenai kondisi dua siswi yang sebelumnya mendapatkan perhatian setelah diduga menjadi korban keracunan MBG.

Khusus Febiona, kondisi memorinya menjadi salah satu hal yang sebelumnya banyak diperbincangkan.

Pemeriksaan di RSCM kemudian menunjukkan bahwa kemampuan memorinya, baik jangka pendek maupun jangka panjang, berada dalam kondisi stabil.

Sementara itu, tim medis juga terus melakukan penanganan dan pemantauan terhadap kondisi keduanya selama menjalani perawatan di rumah sakit.

Halaman:

Tags

Terkini