Dalam rekaman tersebut, kobaran api tampak masih menyala dan petugas pemadam kebakaran terlihat mendekati area yang terbakar.
Perekam video menyebut kondisi api semakin membara ketika malam semakin larut. Situasi tersebut membuat perekam dan orang-orang di sekitarnya memilih untuk mengambil jarak dari titik kebakaran.
“Kondisi semakin membara. Semakin malam, semakin membara. Kita mundur dulu karena apinya makin membara, ngeri ya,” ungkap perekam video tersebut.
Dalam rekaman yang sama, disebutkan terdapat dua unit mobil pemadam kebakaran yang masuk ke area lahan untuk melakukan penanganan.
“Truk damkar masuk ke lahan kebakaran, 2 unit yang masuk. Sudahlah jangan bakar-bakar, jangan FOMO,” imbuhnya.
Muncul dugaan kebakaran sengaja dibakar
Selain memperlihatkan kondisi kebakaran, unggahan lain dari akun Instagram @blok_jateng juga memuat narasi mengenai dugaan bahwa kebakaran tersebut terjadi akibat pembakaran yang disengaja.
Baca Juga: Kronologi relawan SPPG Bengkulu tewas di sungai, ada batu di baju hingga polisi amankan rekan kerja
Dalam narasi video tersebut disebutkan bahwa api semakin membesar dan meluas. Perekam juga menyampaikan bahwa seseorang yang disebut sebagai pelaku telah diamankan.
“Api semakin membara, semakin meluas. Saat ini pukul 21.37 WIB, api membara dan pelaku sudah diamankan. Ternyata ada yang membakar dan disengaja,” demikian narasi yang disampaikan dalam unggahan tersebut.
Perekam kemudian kembali mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran di area tersebut.
“Sudah jangan bakar-bakar, sekali lagi jangan FOMO,” tegasnya.
Baca Juga: Jelang pilkades 165 desa di Subang, Kang Rey minta camat dan kades jaga kondusivitas
Meski demikian, hingga berita ini diterbitkan belum terdapat keterangan resmi dari pihak terkait yang memastikan penyebab kebakaran, termasuk mengenai dugaan pembakaran secara sengaja maupun informasi terkait orang yang disebut telah diamankan.