Asesmen harus objektif dan transparan
Ketua Tim Penilaian Kompetensi, Dr. John Fresly Hutahaean dari Universitas Padjadjaran menyatakan kebanggaannya dapat menjadi bagian dari proses seleksi tersebut.
Ia juga menegaskan komitmennya untuk menjalankan proses asesmen secara objektif, transparan, dan akuntabel.
"Kami siap melaksanakan proses ini dengan objektif, transparan, dan akuntabel,” tutur John Fresly Hutahaean.
Sementara itu, Asep Nuroni yang juga merupakan Ketua Panitia Seleksi menyampaikan bahwa dirinya tidak lama lagi akan meninggalkan jabatan Sekda Kabupaten Subang.
Di tengah proses seleksi tersebut, Asep mengaku bahagia dan bersyukur karena estafet jabatan Sekda Kabupaten Subang telah mulai dipersiapkan melalui para peserta yang mengikuti seleksi.
"Saya tidak akan lama lagi, akan meninggalkan jabatan Sekda. Ternyata untuk melanjutkan estafet jabatan Sekretaris Daerah Kabupaten Subang sangat tepat dengan bapak ibu yang ada di depan saya. Saya tidak khawatir lagi terkait estafet jabatan Sekda karena ada di tangan yang tepat di orang-orang terbaik," jelas Asep Nuroni.
Sekda punya peran strategis
Asep Nuroni menegaskan pengisian jabatan Sekda Kabupaten Subang bukan sekadar proses pergantian pejabat.
Menurutnya, posisi tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan kualitas penyelenggaraan pemerintahan daerah.
"Pengisian Jabatan Sekda Kabupaten Subang merupakan bagian penting memastikan kualitas penyelenggaraan Pemerintah Daerah, karena Sekda memiliki peran strategis dalam membantu Kepala Daerah untuk memastikan layanan publik dan program pembangunan berjalan efektif, terarah, dan akuntabel," jelas Asep Nuroni.
Ia juga menekankan sosok yang nantinya menduduki jabatan Sekda harus mampu menjadi pemimpin birokrasi sekaligus menerjemahkan visi pembangunan Kabupaten Subang.