Baca Juga: Orang tua Affan minta tak ada peringatan setahun kematian: Cukup doakan almarhum
Kalimat tersebut kemudian dikaitkan oleh sejumlah warganet dengan kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 16.45 WIB.
Namun, sampai saat ini belum ada keterangan resmi dari kepolisian yang memastikan bahwa unggahan tersebut berkaitan dengan peristiwa di Stasiun Jurangmangu.
Karena itu, informasi dari media sosial tidak dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan motif maupun penyebab kejadian sebelum penyidik menyelesaikan pemeriksaan.
Disebut pernah menulis rencana masa depan
Selain unggahan tersebut, beredar pula tangkapan layar yang disebut berasal dari akun milik AP. Dalam unggahan itu terdapat dua bagian yang disebut sebagai 'Rencana A' dan 'Rencana B'.
Baca Juga: CSR perusahaan di Subang disorot, TP PKK dorong sinergi Global Dairi Alami makin berdampak
Pada bagian 'Rencana A', terdapat tulisan mengenai keinginan korban setelah menyelesaikan pendidikan.
"Lulus sekolah menengah atas, menjadi scriptwriter, keluar dari rumah, dan mencari pertolongan yang dibutuhkan," tulis unggahan tersebut.
Sementara itu, bagian 'Rencana B' disebut hanya menampilkan gambar kereta yang sedang melintas.
Kemunculan sejumlah unggahan tersebut kemudian memicu berbagai dugaan di media sosial mengenai kaitannya dengan kecelakaan yang dialami AP.
Namun, belum ada kepastian bahwa seluruh konten yang beredar benar-benar dibuat oleh korban maupun bahwa konten tersebut memiliki hubungan dengan peristiwa di Stasiun Jurangmangu.
Penyebab kejadian masih didalami
Polisi hingga kini masih mengumpulkan informasi untuk mengetahui secara utuh bagaimana korban bisa berada di jalur rel sebelum tertemper KRL.