news

Satu nakhoda kapal disanksi, buntut viralnya rombongan Jessica Mila liburan ke Pulau Padar saat pelayaran ditutup

Rabu, 12 Agustus 2026 | 14:13 WIB
Artis Jessica Mila beri klarifikasi soal liburannya ke Pulau Padar saat pelayaran ditutup (Instagram/jscmila)

GENMILENIAL.ID – Satu nakhoda kapal dikenai sanksi oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo setelah kapal yang dibawanya diduga melanggar larangan pelayaran ke kawasan Pulau Padar, Taman Nasional Komodo.

Sanksi tersebut mencuat setelah rombongan artis Jessica Mila bersama keluarga dan sahabatnya, Merdi Octav Sahetapy, mengunggah momen liburan ke Pulau Padar pada Minggu, 9 Agustus 2026.

Perjalanan tersebut kemudian menjadi sorotan karena pada 7-10 Agustus 2026, KSOP Labuan Bajo telah mengeluarkan maklumat terkait penutupan sementara pelayaran ke kawasan tersebut.

Baca Juga: 5 Orang dilaporkan ke polisi buntut kasus hafalan Al-Quran ditukar miras di Festival The Sounds Project Ancol

Larangan itu dikeluarkan karena terdapat potensi cuaca buruk yang dinilai dapat membahayakan keselamatan pelayaran.

Tiga nakhoda dipanggil KSOP

Menindaklanjuti dugaan pelanggaran Notice to Marine (NTM), KSOP Labuan Bajo memanggil tiga nakhoda kapal untuk menjalani pemeriksaan.

Ketiganya berasal dari kapal wisata King Nepthune dan Sea Safari serta satu yacht bernama Grand Maloekoe.

Dari pemeriksaan tersebut, satu nakhoda dinyatakan bersalah. KSOP kemudian menjatuhkan sanksi terhadap nakhoda kapal Maloekoe berinisial DJ.

Baca Juga: Mobil mewah Bupati Lampung Selatan terjebak di jalan rusak, warga nyeletuk: Bapak saja ngeri, kan?

“KSOP Labuan Bajo telah memanggil dan melakukan pemeriksaan terhadap satu nakhoda dan dinyatakan bersalah,” tulis KSOP Labuan Bajo melalui akun Instagram resminya, dikutip Selasa, 11 Agustus 2026.

Nakhoda tersebut kemudian diturunkan dari kapal. Selain itu, ijazah laut miliknya juga dikenai penangguhan sementara sebagai bagian dari sanksi.

“Sehingga nakhoda kapal Maloekoe inisial DJ diturunkan dari kapal dan di-suspend sementara ijazah lautnya,” lanjut keterangan tersebut.

Baca Juga: Dony Ahmad Munir: Kaderisasi GP Ansor penting untuk cetak pemimpin masa depan

Halaman:

Tags

Terkini