Menurutnya, pada saat itu terdapat sejumlah kapal wisata lain dan turis yang juga berada di kawasan Pulau Padar.
Baca Juga: Subang jadi pusat kaderisasi GP Ansor Jabar, 164 peserta ikuti tiga agenda kaderisasi
“Tidak ada kecurigaan sama sekali sepanjang perjalanan karena ada banyak kapal-kapal lain dan turis-turis lain yang bersandar dan naik ke Pulau Padar pada hari itu dan cuaca relatif baik,” lanjutnya.
Jessica menegaskan, apabila sejak awal mengetahui adanya larangan pelayaran, dirinya bersama rombongan akan memilih untuk menunda keberangkatan.
KSOP pastikan pelanggaran ditindak
KSOP Labuan Bajo menyatakan pemeriksaan terhadap kapal lain yang diduga melakukan pelanggaran masih akan dilanjutkan.
Apabila ditemukan pelanggaran, pihak terkait akan diberikan sanksi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Kasus ini sekaligus menjadi perhatian terhadap pentingnya komunikasi antara operator kapal dan penumpang, khususnya ketika terdapat perubahan kondisi cuaca atau larangan pelayaran yang berkaitan langsung dengan keselamatan wisatawan.
Jessica sendiri berharap kejadian tersebut menjadi pembelajaran bagi seluruh pihak agar informasi penting mengenai keselamatan dan aturan pelayaran disampaikan secara terbuka kepada penumpang sebelum perjalanan dilakukan.***
Artikel Terkait
Weekend at Parapuar kembali digelar, kolaborasi budaya dan alam ramaikan Labuan Bajo
Festival Golo Koe 2025 siap digelar, Labuan Bajo suguhkan wisata religi inklusif bernuansa budaya
MA kembali tolak PK Jessica Kumala Wongso dalam kasus kopi sianida
IFG Labuan Bajo Marathon 2025 resmi ditunda, erupsi Lewotobi jadi alasan utama
Tim SAR temukan satu jenazah diduga korban karamnya kapal wisata keluarga pelatih Valencia di Labuan Bajo
Akun Instagram KSOP Labuan Bajo digeruduk warganet, tuntut penjelasan usai viral postingan Jessica Mila liburan di Padar saat pelayaran ditutup
Curhatan pelaku pariwisata Labuan Bajo usai viral foto liburan Jessica Mila cs di Pulau Padar