Pengunduran diri mendadak itu berdampak pada operasional dapur MBG yang berada di bawah tanggung jawabnya.
Koordinator Kecamatan SPPG Kunduran, Afif Ma'ruf mengungkapkan bahwa tidak ada pemberitahuan sebelumnya terkait rencana tersebut.
"Tidak ada pemberitahuan sebelumnya. Dari SPPG saya tanya, tidak ada. Dari saya juga tidak ada," ujar Afif, Minggu 19 Juli 2026.
"Saya tahunya dari Korwil, dia mengirim surat resmi ke Korwil sore itu," lanjutnya.
Akibat belum adanya pengganti dan tidak dilakukan serah terima jabatan, operasional dapur MBG terpaksa dihentikan sementara sejak Selasa 14 Juli 2026.
"Memang tutup per Selasa kemarin. Ini murni kepala SPPG-nya resign langsung kabur, tidak menunggu kepala SPPG baru untuk serah terima," jelas Afif.
"Jadi kalau dapur tidak ada kepala SPPG, otomatis berhenti operasional sementara sambil menunggu pengganti," tandasnya.***