GENMILENIAL.ID - Nama pengacara kondang Hotman Paris Hutapea kembali menjadi sorotan publik setelah dirinya resmi menjadi kuasa hukum eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah yang tengah tersandung kasus korupsi.
Dalam pernyataannya, Hotman mengaku bahwa dirinya tidak mengharapkan bayaran dalam menangani perkara tersebut.
Ia berdalih bahwa keputusan itu diambil karena rasa empati terhadap sosok Febrie selama menjabat.
Baca Juga: Dipercaya masyarakat, Ash Shiddiq Tours berangkatkan 367 jemaah umrah satu pesawat
"Saya melihat benar-benar saya merasa miris," ujar Hotman di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Jumat, 17 Juli 2026.
Tak hanya itu, Hotman juga menegaskan bahwa dirinya dikenal sebagai pengacara dengan bayaran tinggi, sehingga tidak mungkin mengharapkan honor dari kasus tersebut.
"Saya tidak mengharapkan uang dari Jampidsus ini, karena saya tahu tidak mungkin dia bayar saya mahal. Bayaran saya super mahal di Indonesia," ungkapnya.
Sindiran pedas dari sang putra
Pernyataan tersebut rupanya memicu reaksi dari putra sulungnya, Frank Alexander Hutapea. Melalui media sosial, Frank menyampaikan kritik tajam yang langsung menyita perhatian publik.
Ia menyoroti pernyataan ayahnya yang mengaku tidak mengharapkan bayaran, namun tetap mengambil kasus yang memiliki barang bukti bernilai fantastis.
"Hotman Paris bilang bayarannya super mahal, gak harap bayaran dari eks Jampidsus Febrie Adriansyah," ujar Frank melalui akun Instagram pribadinya.
"Tapi tetap ambil kasus yang ada 74 kg emas batangan sebagai barang bukti. Semahal-mahal fee-nya pengacara, emang ada pengacara yang denger segitu banyak emas, matanya enggak ijo?" sambungnya.
Bongkar dugaan pencitraan