GENMILENIAL.ID – Insiden ledakan dahsyat yang terjadi di gudang amunisi milik prajurit TNI di Madiun, Jawa Timur, mengejutkan publik.
Peristiwa tersebut tidak hanya viral di media sosial, tetapi juga menimbulkan korban jiwa dan luka-luka di kalangan personel TNI.
Informasi awal beredar luas melalui media sosial, salah satunya dari akun Instagram @info.madiun yang menyebutkan adanya sejumlah prajurit TNI yang menjadi korban akibat ledakan tersebut.
“Sejumlah anggota TNI dilaporkan mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan,” tulis unggahan tersebut.
Pihak TNI Angkatan Darat (AD) pun telah membenarkan adanya insiden ledakan yang terjadi di kompleks militer wilayah Madiun tersebut.
Kronologi ledakan berawal dari dentuman keras
Ledakan diketahui terjadi di Gudang Pusat Amunisi (Gupusmu) TNI yang berada di Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, pada Kamis (16/7/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.
Dentuman keras yang berasal dari dalam kompleks militer tersebut sempat mengejutkan warga sekitar. Suara ledakan bahkan terdengar cukup jauh dan memicu kepanikan di lingkungan sekitar lokasi kejadian.
Baca Juga: Ruang kelas bocor disorot, Kang Rey pastikan perbaikan sekolah dikawal ketat
Hingga saat ini, penyebab pasti ledakan masih dalam penyelidikan dan menunggu keterangan resmi dari pihak berwenang.
1 Prajurit meninggal, 6 lainnya terluka
Kepala Dinas Penerangan TNI AD, Brigjen TNI Donny Pramono, mengungkapkan bahwa total terdapat tujuh personel TNI yang menjadi korban dalam insiden tersebut.
Dari jumlah tersebut, satu orang prajurit dinyatakan meninggal dunia setelah sempat mendapatkan penanganan medis.