Baca Juga: Sopir truk wing box diamankan usai tabrak belasan motor di Simpang Unisma Bekasi
Untuk mendukung hal tersebut, pemerintah akan menyiapkan pelatihan hingga simulasi guna memastikan pelaksanaan Pilkades digital tetap berjalan lancar dan minim kendala.
Tiga kunci sukses: Netralitas, keamanan, transparansi
Kang Akur menekankan bahwa keberhasilan Pilkades tidak hanya ditentukan oleh kesiapan teknis, tetapi juga komitmen seluruh pihak dalam menjaga integritas proses. Ia menyebutkan tiga aspek utama yang harus diperhatikan.
Pertama, netralitas aparatur pemerintah dan panitia pelaksana agar tidak menimbulkan konflik di masyarakat.
Baca Juga: Tabrakan maut di Simpang Unisma Bekasi, truk diduga rem blong hantam belasan motor
Kedua, menjaga keamanan dan ketertiban sejak sebelum hingga setelah pelaksanaan Pilkades. Ketiga, memastikan seluruh proses berjalan transparan, sesuai aturan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Menurutnya, pengalaman pelaksanaan Pilkades sebelumnya menjadi modal penting, namun inovasi digital membuat persiapan tahun ini harus lebih optimal.
Optimistis pilkades berjalan lancar
Kang Akur menyatakan optimisme bahwa Pilkades Serentak 2026 dapat berjalan sukses jika seluruh pihak menjalankan tugasnya dengan baik.
Baca Juga: Tok! Nadiem Makarim divonis 10 tahun bui buntut skandal Chromebook Rp2,18 triliun
Ia berharap Pilkades ini mampu menjadi contoh pelaksanaan demokrasi desa yang adil, jujur, dan bermartabat.
Sebagai bentuk komitmen bersama, kegiatan rapat koordinasi tersebut juga diakhiri dengan penandatanganan kesepakatan bersama oleh para pemangku kepentingan yang hadir.
“Insya Allah, jika semua dilaksanakan sesuai tugas dan fungsi, Pilkades Serentak Kabupaten Subang 2026 akan berjalan dengan baik,” tegasnya.***