GENMILENIAL.ID – Video kontingen Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) asal Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang bernyanyi di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, viral di media sosial dan menuai perhatian publik.
Dalam video yang beredar, puluhan anggota paduan suara wanita tampak kompak mengenakan seragam merah dengan sentuhan emas, menyanyikan lagu bersama di area bandara.
Aksi tersebut ternyata terjadi setelah mereka gagal melanjutkan penerbangan ke Manokwari, Papua Barat, untuk mengikuti kompetisi Pesparawi nasional.
Diketahui, sebanyak 27 anggota kontingen tidak dapat berangkat karena tiket pesawat masih berstatus booking atau belum dibayarkan oleh pihak travel.
Baca Juga: 92 Personel Polres Subang naik pangkat, Kapolres tekankan profesionalisme dan pelayanan
Kronologi masalah tiket sejak awal
Permasalahan tiket ini sebenarnya sudah terdeteksi sejak 20 Juni 2026.
Saat itu muncul informasi bahwa tiket yang dipesan oleh LPPD Kepri mengalami kendala dan berpotensi menyebabkan kegagalan keberangkatan.
Namun, tanpa adanya pemberitahuan pembatalan resmi, rombongan tetap diberangkatkan ke Jakarta pada 25 Juni 2026 dengan penanggung jawab travel yang dipesan melalui Vivi dan Hendra.
“Kami berusaha untuk tetap mengusahakan berangkat, meminta panitia LPPD Provinsi Kepri memberangkatkan kami karena ini bukan kesalahan kami, tapi panitia yang tidak mengecek tiket,” tulis dalam keterangan unggahan akun Instagram @chorister.id, dikutip Senin 29 Juni 2026.
Baca Juga: Baznas Subang gandeng Bank BJB, pembayaran ZIS kini bisa lewat Digi BJB
Sebelumnya, pada 24 Juni 2026, tiket keberangkatan ke Jakarta sempat tidak terdeteksi sehingga dilakukan pemesanan ulang untuk penerbangan keesokan harinya.
Berangkat tanpa kepastian tiket lanjutan
Meski akhirnya berhasil terbang ke Jakarta pada 25 Juni 2026, ketidakpastian masih terjadi. Tiket lanjutan dari Jakarta menuju Manokwari belum memiliki kepastian.