Meski sempat berlangsung ricuh, aksi demonstrasi akhirnya berakhir tanpa bentrokan lanjutan.
Setelah menyampaikan seluruh tuntutan, mahasiswa membubarkan diri dengan tertib.
Namun, jebolnya gerbang DPRD Subang menjadi catatan penting bahwa gelombang protes mahasiswa tidak hanya terjadi di pusat, tetapi juga telah meluas ke daerah.
Peristiwa ini sekaligus menjadi sinyal kuat meningkatnya tekanan publik terhadap pemerintah, khususnya dari kalangan mahasiswa yang terus menyuarakan kritik atas kebijakan yang dinilai tidak berpihak pada rakyat.***