Video yang beredar juga memperlihatkan adanya sosok lain yang kemudian maju untuk memberikan klarifikasi kepada mahasiswa.
Ia memperkenalkan diri dengan nama berbeda dan mencoba meredakan situasi.
“Terima kasih rekan-rekan mahasiswa UMY atas partisipasi tadi kegiatan di Titik Nol. Saya mewakili anggota kami, nama saya Satrio,” ujarnya.
Namun, situasi tidak sepenuhnya mereda. Mahasiswa tetap mengamankan kedua pria tersebut di area kampus setelah muncul keraguan atas keterangan yang disampaikan, termasuk perbedaan nama yang disebut sebelumnya.
Peristiwa ini pun menjadi sorotan luas karena menyangkut isu keamanan kampus dan kehadiran aparat di tengah aktivitas mahasiswa.
Polda DIY beri klarifikasi
Menanggapi viralnya video tersebut, pihak Polda DIY akhirnya memberikan penjelasan resmi.
Mereka membenarkan bahwa pria yang diamankan mahasiswa merupakan anggota kepolisian yang sedang bertugas.
“Menyikapi kegiatan aspirasi oleh Aliansi UMY Bergerak di Titik Nol, Polda DIY menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh adik-adik mahasiswa yang telah menyampaikan secara tertib, aman, dan damai,” ucap Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan.
Ia menjelaskan bahwa kehadiran anggota tersebut merupakan bagian dari tugas pengamanan aksi.
“Kami sampaikan bahwa pria yang ada dalam video tersebut adalah benar anggota Polda DIY dan merupakan petugas yang resmi terlibat dalam surat perintah pelayanan penyampaian pendapat di muka umum pada hari ini di Titik Nol,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa keberadaan anggota tersebut bertujuan untuk memastikan keselamatan mahasiswa selama aksi berlangsung hingga kembali ke kampus.