Setelah sempat berada di area toilet, kelompok pria tersebut kemudian masuk ke dalam gerbong. Aksi mereka akhirnya dilaporkan oleh penumpang lain kepada petugas keamanan kereta.
Petugas bersama awak kereta langsung menindaklanjuti laporan tersebut dengan memberikan teguran kepada para pelaku.
Namun, situasi justru sempat memanas dan memicu kericuhan di dalam gerbong.
Baca Juga: Setelah pencarian intensif, dua wisatawan di Curug Cileat ditemukan meninggal
Sejumlah penumpang lain ikut bereaksi dan mendesak agar pelaku segera diturunkan.
Ketegangan bahkan sempat meningkat dengan adanya reaksi emosional dari penumpang yang merasa geram terhadap tindakan tersebut.
Pelaku diturunkan di Kiaracondong
Menurut keterangan pengunggah, para pelaku akhirnya diturunkan di Stasiun Kiaracondong untuk penanganan lebih lanjut.
Petugas juga meminta identitas serta keterangan dari pelapor, korban, dan saksi yang berada di lokasi kejadian.
Baca Juga: 439 Jemaah haji asal Subang berangkat di kloter 34, total tahun ini capai 543 orang
Pihak KAI Commuter turut memberikan tanggapan atas kejadian tersebut.
Mereka memastikan bahwa indikasi pelecehan terhadap penumpang telah dilakukan pengecekan dan ditindaklanjuti oleh petugas.
KAI juga mengimbau penumpang untuk segera melapor apabila mengalami atau menyaksikan tindakan yang mencurigakan maupun tidak menyenangkan selama perjalanan.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa ruang publik, termasuk transportasi massal, harus tetap aman dan nyaman bagi semua penumpang, khususnya perempuan yang kerap menjadi korban tindakan serupa.***