Setelah pencarian intensif, dua wisatawan di Curug Cileat ditemukan meninggal

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Sabtu, 16 Mei 2026 | 23:15 WIB
Tim SAR gabungan mengevakuasi korban longsor di kawasan Curug Cileat, Kabupaten Subang, melalui jalur terjal usai ditemukan dalam kondisi tertimbun material, Sabtu 16 Mei 2026 (Dok. Istimewa)
Tim SAR gabungan mengevakuasi korban longsor di kawasan Curug Cileat, Kabupaten Subang, melalui jalur terjal usai ditemukan dalam kondisi tertimbun material, Sabtu 16 Mei 2026 (Dok. Istimewa)

GENMILENIAL.ID – Setelah dilakukan pencarian intensif oleh tim SAR gabungan, dua wisatawan asal Karawang yang terseret longsor di kawasan Curug Cileat, Kabupaten Subang, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Sabtu 16 Mei 2026. 

Kedua korban ditemukan sekitar pukul 11.30 WIB di area tidak jauh dari lokasi kejadian, tepatnya sekitar 250 meter sebelum Curug Cileat. Saat ditemukan, kondisi korban tertimbun material longsoran.

Ketua Tagana Subang, Jajang Abdul Muhaemin, membenarkan penemuan tersebut. Ia menyebut, proses pencarian yang melibatkan berbagai unsur akhirnya membuahkan hasil meski dihadapkan pada medan yang sulit.

Baca Juga: 439 Jemaah haji asal Subang berangkat di kloter 34, total tahun ini capai 543 orang

“Kedua korban telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Saat ditemukan kondisi korban tertimbun material longsoran,” ujarnya.

Pencarian difokuskan di dua titik

Dalam proses pencarian, tim SAR membagi upaya di dua lokasi berbeda, yakni titik longsoran dan aliran Sungai Cileat.

Strategi ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan korban tertimbun atau terbawa arus air.

Tim yang berada di titik longsor melakukan penggalian material, sementara tim lain menyisir aliran sungai untuk memastikan tidak ada korban yang hanyut.

Baca Juga: Resmikan 1.061 Koperasi Desa, Presiden genjot ketahanan pangan, Kapolres Subang siap kawal program

“Kami fokus pada penggalian material longsor dan penyisiran sungai karena ada kemungkinan korban terbawa arus,” kata Jajang.

Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil dengan ditemukannya kedua korban di sekitar lokasi longsoran.

Medan terjal hambat evakuasi

Proses pencarian dan evakuasi tidak berjalan mudah. Lokasi kejadian berada di medan yang terjal dan sulit dijangkau, sehingga tim SAR harus berjalan kaki selama 2 hingga 3 jam dari pintu masuk menuju titik longsor.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X